Didukung 3 Operator GSM Intouch Luncurkan Gelombang Otak WAPReporter: Sigit Widodo detikcom - Jakarta, Indonesia memasuki era Wireless
Application Protocol (WAP) dengan diluncurkannya Gelombang Otak WAP oleh Intouch yang diberi nama
WAPIntouch. Peluncuran ini dilakukan di Hotel Regent, Jakarta, Rabu (19/4/2000).
Intouch selama ini dikenal sebagai perusahaan pelayanan trasmisi
data nirkabel. Beberapa layanan Intouch diantaranya eNote yang merupakan layanan SMS untuk
komunikasi email, faksimili dan pager dan iQuote yang merupakan informasi finansial yang
bisa diakses melalui telepon seluler (ponsel).
Layanan WAP yang diluncurkan Intouch didukung tiga operator GSM
di Indonesia: Satelindo, Telkomsel dan GSM-XL Tiga operator GSM ini akan memberikan
pelayanan aktivasi WAP gratis kepada para pelanggannya.
WAPIntouch juga didukung tiga Internet Service Provider (ISP):
Indonet, Centrin dan Radnet. Mereka menawarkan satu bulan akses gratis bagi pemilik ponsel
WAP yang belum memiliki akses internet dari tiga ISP ini.
Untuk tahap awal, WAP Intouch menggandeng lima content provider:
Kelompok bioskop 21, Majalah Bola, layanan informasi finansial Bridge, Elexmedia dan
Yellow Pages. Kelompok 21 menyediakan jadual pemutaran film di bioskop-bioskop yang
tergabung dalam kelompok ini. User juga dapat menggunakan fasilitas search untuk mencari
lokasi pemutaran film yang diinginkan.
Majalah Bola menyediakan hasil pertandingan bola terbaru di
seluruh dunia. Bola memberikan fasilitas reminder jika hasil pertandingan yang diinginkan
sudah keluar. Bridge memberikan data finansial. Sementara Elexmedia memberikan fasilitas
kamus online untuk bahasa Inggris, Jepang dan Belanda. Sedangkan Yellow pages memberikan
data lengkap dari buku petunjuk telepon di Indonesia dilengkapi dengan fasilitas search.
Managing Director Intouch, Kendro Hendra, mengungkapkan
pengaplikasian WAP di Indonesia tidaklah mudah. "Perlu dibuat infrastruktur di semua
lapisan," ujar dia. Untuk membangun sebuah sistem WAP setidaknya harus didukung oleh
lima infrastruktur: Adanya ponsel WAP, operator GSM, ISP, WAP gateway dan Content
provider. Saat ini baru ada satu ponsel di Indonesia yang mendukung WAP: Nokia 7110 yang
juga dipromosikan dalam peluncuran WAPIntouch.
Walaupun Indonesia tengah dilanda demam internet, namun baru lima
perusahaan yang tergabung dengan WAPIntouch yang telah menyediakan layanan berbasis WAP.
Beberapa content provider termasuk detikcom saat ini tengah mempersiapkan diri untuk
memberikan layanan WAP.
Berbeda dengan internet biasa yang menggunakan bahasa HTML (Hyper
Text Markup Language), WAP menggunakan bahasa WML (Wireless Markup Language).
Keterbatasan-keterbatasan yang ada pada ponsel membuat WAP belum dapat beroperasi seperti
internet biasa. "Display-nya kecil, memorinya kecil, CPU-nya kecil dan input
method-nya terbatas," ujar Kendro. "Bayangkan kalau kita masukkan Pentium III ke
dalam sebuah ponsel, bisa-bisa dua menit baterainya sudah habis," tambah dia lagi.
Selain itu Kendro mengingatkan bahwa bandwidth telepon seluler
jauh lebih kecil dari telepon biasa serta sering terputus saat berpindah BTS (stasiun
transmisi - Red). "Paling baik bandwidth-nya hanya 9,6 kBps," ujar Kendro.
Ponsel WAP juga bisa digunakan sebagai email reader. "Karena
keterbatasan memori, email tersebut tidak disimpan. Kita set saja 'leave message on
server' agar email itu dapat dibaca di rumah atau di kantor," ujar Kendro. Namun saat
ini layanan tersebut belum diluncurkan oleh WAPIntouch. "Layanan itu akan diluncurkan
bulan depan," janji Kendro.
Layanan WAP ini juga bisa dikembangkan untuk membuat direktori
karyawan untuk perusahaan-perusahaan besar yang bisa diakses melalui ponsel WAP. Layanan
ini juga bisa digunakan untuk memantau kondisi suatu tempat dengan sebuah kamera yang
ditempatkan di lokasi tersebut. "Misalnya untuk memantau kamar bayi saat kita
pergi," kata Kendro.
|