 |
| Info Intim |
|
Gemuk bisa menyulitkan dalam beraktifitas seksual
satulelaki.com - Mungkin, tak ada seorang lelaki yang ingin tubuhnya gemuk seperti pemain
sumo. Bayangkan betapa repotnya jika berat badan Anda melar sekian kilogram dari batas
berat badan ideal. Selain tak sedap dipandang, kegemukan juga menyulitkan, misalnya dalam
memilih pakaian. Bila Anda gemuk, gerakan atau aktifitas fisik Anda menjadi terbatas, tak
lagi lincah 'bermanuver'. Apalagi bila urusannya sudah menyangkut aktivitas di ranjang.
Kegemukan mudah mengundang berbagai penyakit, khususnya penyakit kardiovaskuler. Itu lho,
penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah dan jantung. Berbagai penelitian
mengungkapkan, orang gemuk lebih mudah terkena penyakit tekanan darah tinggi, kencing
manis, atau serangan jantung.
Namun, resiko-resiko terkena penyakit akibat kegemukan, biasanya kurang begitu merisaukan,
khususnya bagi kaum Adam. Konon, mereka justru lebih takut pada penyakit yang berhubungan
dengan kemampuan seksual, misalnya impotensi. Meskipun tak ada hubungan langsung,
kegemukan bisa menyebabkan impotensi. Penyakit gangguan (disfungsi) ereksi ini diderita
oleh mereka yang mengalami penyakit kencing manis (diabetes mellitus) yang umumnya
menyerang orang-orang yang kegemukan.
Pada pria yang kegemukan kadar hormon testoteronnya lebih rendah daripada yang bertubuh
normal. Rendahnya kadar testoteron ini membuat libido seksual ikut-ikutan anjlok.
Kegemukan berkaitan erat dengan sejumlah penyakit atau kelainan yang kemudian berakibat
terganggunya fungsi dan aktifitas seksual. Penyakit kencing manis yang sering diidap
mereka yang kegemukan misalnya, sering menimbulkan gangguan fungsi seksual baik pada
wanita maupun pria.
Penyakit kencing manis, akan menyebabkan naiknya nilai ambang rangsangan. Mereka sulit
terangsang, sehingga dibutuhkan taraf rangsangan yang lebih kuat untuk menghasilkan
refleks orgasme.
Akibat kencing manis sering terjadi kerusakan jaringan saraf di seluruh tubuh. Gangguan
lain adalah terjadinya perubahan pada pembuluh darah kecil, termasuk yang menuju ke penis.
Perubahan inilah yang menjadi penyebab utama impotensi atau 'ejakulasi ke
belakang'(retrogade ejacualiton), yaitu semprotan sperma menuju kandung kemih, bukannya
keluar secara normal.
Akibat lanjut dari kelainan ejakulasi ini adalah gagalnya kemampuan untuk membuahi atau
menghamili pasangan, walaupun mampu bersenggama dengan normal, karena sperma tidak
memancar keluar, tetapi ke kandung kemih.
Selain gangguan orgasme dan impotensi akibat kencing manis, maka kegemukan juga dapat
menghambat aktivitas seksual. Gangguan ini makin terasa kalau kedua pasangan sama-sama
gemuk. Namun, gangguan seksual yang berkaitan dengan posisi senggama itu, lebih sering
menyulitkan lelaki daripada wanita. Dalam setiap senggama biasanya lelakilah yang lebih
aktif bergerak. Sedangkan wanita lebih bersikap pasif dan menunggu.
Meskipun begitu, gangguan seksual karena kencing manis yang sering dialami oleh mereka
yang menderita kegemukan, dapat disembuhkan melalui pengobatan yang teratur dan intensif.
Namun jika kegemukan itu tidak disertai penyakit kencing manis, akibat yang ditimbulkan
hanya pada aspek aktifitas seksual saja, misalnya kesulitan dalam menentukan posisi yang
pas pada saat hubungan seksual [hnl].
|
|
| Pilihan
Berita Lainnya |
Pilihan Berita :
|
|
 |
 |
|
 |