 |
| Info Perilaku |
|
Etika Berkencan bagi Pria
Etika adalah topik yang sangat luas. Ada banyak buku mengupas tentang etika. Begitu pula
tentang etika khusus untuk berkencan. Namun, ada beberapa petunjuk yang dapat dilihat di
sini. Pedoman-pedoman etika, khususnya etika berkencan yang telah berubah dalam beberapa
tahun terakhir.
Saat berkencan, pria sebaiknya membukakan pintu mobil untuk teman kencannya. Ini adalah
kesopanan kecil yang sangat berperan dalam menciptakan suasana kencan. Sewaktu mereka
berdua tiba di tempat tujuan, ia harus membukakan pintu untuk teman wanitanya lagi.
Waktu malam berakhir, sang pria harus mengantar sang wanita ke pintu. Tidak cukuplah hanya
dengan mengantarnya pulang dan membukakan pintu baginya. Ia harus menemaninya ke pintu
rumahnya dan memastikan ia masuk ke rumah dengan aman sebelum ia pergi. Ini akan
memberikan sang wanita perasaan terlindung.
Lebih jauh, sang pria harus menahan pintu restoran untuk gadisnya sekaligus membantunya
duduk di kursi, kecuali jika ia menunjukkan keinginan melakukan segala sesuatunya sendiri.
Bolehkah mencium pada kencan pertama? Jawabannya singkat tidak. Pendapat yang paling
disalahpahami di antara orang-orang muda adalah bahwa ciuman selamat malam itu keharusan.
Jika diturunkan sampai ke derajat itu, ciuman tersebut akan kehilangan artinya yang dalam.
Sang pria meminta hak yang tidak diusahakannya. Sang wanita mengindikasikan bahwa
ciuman-ciumannya tidak berarti banyak. Ciuman harus menjadi indikasi adanya ikatan khusus
di antara dua orang.
Kapan ciuman itu tepat? Tidak lebih awal dari kencan kedua dan bisa jadi kali berikutnya.
Ciuman akan menjadi lebih berarti jika tidak diberikan terlalu cepat. Mungkin terdengar
agak kuno, tapi sedikit 'kekunoan' adalah hal bagus.
Bagaimana seorang pria tahu kapan harus memberi ciuman selamat malam pada seorang gadis?
Ia dapat mengatakan dari seberapa banyak ketertarikan yang ia perlihatkan selama hubungan
kencan. Ia sudah mau berpegangan tangan, ia menaruh kepalanya di pundak sang pria, ia
bersandar di pintu mencoba memikirkan apa yang hendak ia katakan. Artinya si dia sudah
siap untuk sebuah ciuman. Ada perasaan di udara yang menyatakan bahwa sebuah ciuman akan
diterima.
Pertanyaan lain adalah apakah patut untuk memiliki lebih dari satu teman pria atau wanita
pada saat yang sama. Selama sejarah pedoman etika, masih mungkin untuk mempunyai lebih
dari satu teman kencan. Namun, selama sejarah hukum manusia, sedikit kecemburuan akan
meledak jika salah satu pasangan kencan yakin pasangannya tidak sepenuhnya berkomitmen
padanya. Umumnya, orang mengencani beberapa orang sampai mereka menemukan satu yang mereka
rasa cocok. Setelah itu, mereka biasanya mengabdikan diri pada satu hubungan tersebut,
kecuali, tentu saja, hubungan itu putus. Mereka akan memulai proses keseluruhan dari awal
lagi.(stw)
|
|
| Pilihan
Berita Lainnya |
Pilihan Berita :
|
|
 |
 |
|
 |