 |
| Info Intim |
|
Ejakulasi dini, mimpi buruk laki - laki
satulelaki.com - Inilah mimpi buruk laki-laki di seluruh dunia: mengalami ejakulasi dan
orgasme (meski keduanya tak identik) ketika pasangannya masih terengah-engah on the way to
heaven. Segera setelah ejakulasi, penis biasanya berangsur-angsur melemah dan akhirnya
mengkerut dan tidur lelap seperti bayi yang kelelahan. Apa pun usaha yang dilakukan si
empunya, tak akan mampu membangunkannya kembali dalam periode tertentu, normalnya sekitar
10 menit.
Sungguh sial jika ejakulasi itu terjadi ketika pasangan anda tengah "Ah, uh, oh"
dan masih beberapa menit lagi menjelang orgasmenya. Kalau pasangan anda bukan pribadi yang
penuh pengertian, umumnya perempuan dalam kondisi itu akan kelihatan kecewa, merengut,
lalu berbalik badan dan tak bisa tidur sampai pagi!
Itu masih untung karena ada juga perempuan yang lalu tersenyum sinis dan melontarkan
kata-kata yang bisa bikin anda mengkerut dan menimbulkan problem psikologis di kemudian
hari, seperti, "Ah, segitu aja." Atau "Nggak jantan!" Di kesempatan
berikutnya, anda akan dibayang-bayangi kekhawatiran serupa sehingga keharusan untuk
bertahan lama menjadi obsesi sesaat. Tapi ketegangan karena obsesi itu biasanya dalam
banyak kasus justru berakhir dengan kegagalan sehingga ujung-ujungnya, ya, itu lagi.
Begitu seterusnya seperti lingkarang setan.
Karena itu tidak heran jika berbagai klinik impotensi yang menjamin kliennya tidak akan
ejakulasi dini lagi, laris diserbu kaum lelaki yang kurang pede dengan dirinya sendiri.
Padahal kuncinya sebenarnya pada diri sendiri dan motivasi, ditambah sedikit latihan.
Salah satu yang akhir-akhir ini ramai dianjurkan adalah kemampuan mengenali tingkat
sensasi di penis dengan kontrol diri yang ketat. Jadi semakin meningkat sensasi seks itu,
ditandai dengan nafas yang ngos-ngosan dan keinginan untuk terus memasukkan dan
mengeluarkan penis ke dan dari liang vagina, dianjurkan untuk menahan sedikit dengan
menarik nafas dalam-dalam, menekan otot perut, tanpa mengurangi 'goyangan'.
Dan itu memang memerlukan latihan. Dan pengalaman. Untuk lelaki kemarin sore yang baru
beberapa kali melakukan senggama, jelas tulisan ini bukan untuk konsumsinya.
Advis ini dinilai sedikit lebih baik daripada trik-trik lainnya yang digemari lelaki
dewasa ini guna mengurangi sensitivitas dan sensasi itu, misalnya dengan
membayang-bayangkan skor sepakbola tadi malam, adegan dimarahi bos di kantor siangnya atau
mengenakan kondom berlapis-lapis, serta mengenakan krim pemati rasa. Semua itu bisa
berakhir dengan bencana. Kalau rangsangan tak cukup kuat maka penis pun akan kembali ke
posisi netral. Jadi bermain dengan yang satu ini seperti bermain layang-layang. Tahu kapan
mesti menarik dan kapan mengulur benang. Hanya pemain dengan jam terbang tinggi yang bisa
membuat, istilah akuntan, 'double entry'. [mgh]
|
|
| Pilihan
Berita Lainnya |
Pilihan Berita :
|
|
 |
 |
|
 |