 |
| Info Intim |
|
Teori orgasme (3):
Orgasme tanpa kontak genital
satulelaki.com - Orgasme dapat dicapai tanpa hubungan intim atau tanpa kontak langsung
dengan alat kelamin. Meskipun sangat sedikit atau jarang yang mengalaminya, orgasme jenis
ini perlu juga Anda ketahui, yakni orgasme ekstragenital, spontan dan orgasme seluruh
tubuh.
Orgasme ekstragenital: adalah suatu orgasme yang dicapai tanpa kontak genital. Kurang dari
10% perempuan, dan lebih sedikit lagi laki-laki, dapat mencapai orgasme hanya melalui
ciuman atau rabaan pada payudaranya, atau pada sedikit kasus karena pahanya diraba,
telinga atau lehernya dicium.
Mereka mampu merangsang dirinya sendiri melalui pikiran, dan fantasi erotik sampai titik
di mana stimulai fisik menghasilkan orgasme.
Sebagian perempuan dapat mengalami orgasme ekstragenital setelah mereka mencapai orgasme
melalui stimulai klitoris atau vagina. Sepuluh sampai 20% perempuan mengalami orgasme
tidur atau sama dengan 'mimpi basah' pada laki-laki.
Orgasme spontan: Berbeda dengan orgasme ekstragenital, orgasme spontan terjadi tanpa
stimulasi fisik sama sekali. Menurut sebuah penelitian, sebagian perempuan tampaknya dapat
menggunakan pikirannya sendiri untuk mencapai orgasme.
Seorang pakar seks, Gina Ogden dalam bukunya Woman Who Love Sex, bukan hanya mewawancarai
perempuan yang mengaku mengalami pengalaman itu tetapi juga mengukur respon fisik mereka
dalam lingkungan klinis dan membuktikan pengakuan mereka memiliki bukti.
Dalam sebuah skenario, seorang perempuan mendengarkan rekaman fantasi seksual untuk
membimbing khayalannya. Lalu ia menstimulasi dirinya sendiri sampai mencapai orgasme
genital. Dan akhirnya, ia menggunakan fantasi internalnya sendiri untuk mencapai orgasme
kedua tanpa sentuhan.
Orgasme seluruh tubuh: Orgasme yang dirasakan atau terjadi di seluruh tubuh. Selama
orgasme, perempuan merasakan getaran di seluruh tubuhnya. Payudara, putting payudara serta
dinding vagina seolah-olah melebar, terasa semakin besar. Seluruh tubuh terangsang dan
bergetar.
Orgasme dimulai di genital (alat kelamin), seperti gelombang di klitoris, labia mayora dan
vagina. Gelombang semakin besar dan menyebar ke seluruh tubuh hingga terasa ke ujung jari
tangan dan kaki.
Sebagian orang mengalami orgasme seluruh tubuh hanya pada saat mereka memiliki hubungan
emosional yang kuat dengan pasangannya atau, orang lain pada saat mereka merasa sensual.
Orgasme seluruh tubuh serring terjadi sebagai akibat hubungan yang kuat pada tiga
tingkatan, yakni emosional, sensual dan seksual. Sebagian orang mengalami orgasme seluruh
tubuh hanya pada saat masturbasi dan lainnya setelah orgasme multiple. [hnl]
|
|
| Pilihan
Berita Lainnya |
Pilihan Berita :
|
|
 |
 |
|
 |