 |
| Info Sehat |
|
Tentang Haid, Dari A Sampai Z
Jakarta - 27 Jul 00 15:09 WIB - (Antara)
Pernah merasakan sakit perut yang luar biasa saat haid? Seringkali, perut rasanya seperti
dililit. Saking sakitnya hingga terasa mau pingsan?
sakit perut sering terjadi pada saat haid
Menurut ahli pengobatan tradisional Prof. Hembing Wijaya Kusuma, jika seorang gadis merasa
sakit seperti itu, harus secepatnya dibawa ke dokter, karena dikuatirkan terjadi
penyempitan leher rahim.
Apa sih sebenarnya haid atau menstruasi itu? Yaitu perdarahan yang normal dari dalam
rahim.
Organ tubuh wanita, kata Hembing, saling berhubungan untuk keperluan hidup dan
beraktifitas. Menstruasi sendiri menyangkut kerja tiga organ tubuh. Yaitu indung telur
yang langsung menghasilkan menstruasi, kelenjar tirod yang dapat mempengaruhi menstruasi,
serta kelenjar kelamin indung telur yang dapat menghasilkan hormon kelamin wanita yaitu
estrogen dan progesteron.
Hormon kelamin wanita, berfungsi mempersiapkan rahim untuk menerima dan mempertahankan
hidup telur yang dibuahi.
Jika kehamilan tidak terjadi saat sebutir telur telah dilepaskan dari indung telur, maka
jaringan lunak akan disingkirkan dari dalam rahim.
Dalam beberapa minggu, sekali lagi rahim dipersiapkan untuk menerima dan mempertahankan
hidup telur berikutnya yang dilepaskan, bila telur itu dibuahi lagi oleh sperma.
Singkat cerita, haid yang dialami semua wanita yang telah mencapai kematangan seksual,
merupakan suatu hasil langsung dari peningkatan dan pengurangan hormon sesuai jadwal
bulanan dengan perbedaan sedikit antara satu orang dengan lainnya. Hormon ini juga
merangsang selaput dalam uterus atau rahim, mengakibatkan hyperemia yang tebal dan lunak.
Telur yang dikeluarkan oleh indung telur jika bertemu dengan sperma akan menimbulkan
kehamilan. Sementara selaput dalam menstruasi yang sudah menebal akan tumbuh menjadi
plasenta untuk janin.
Kalau indung telur tadi tidak dibuahi, maka uterus atau rahim tadi akan segera mati dan
berpisah dari dinding uterus. Berikut darah dikeluarkan melalui vagina yang disebut dengan
menstruasi itu.
Haid yang normal pada umumnya sekitar lima hari. Ada yang tiga hari sudah selesai. Tetapi
ada pula yang sampai enam hingga tujuh hari. Keadaan ini terjadi setiap bulan. Jika lebih
dari tujuh hari, perlu dicurigai adanya penyakit.
Waktu menstruasi yang terlalu panjang akan mengakibatkan
pendarahan, dan badan pun akan menjadi lemah. Sebaliknya jika menstruasi hanya satu atau 2
hari saja, itu artinya darah haid dalam tubuh tidak keluar semua. Keadaan ini hendaknya
segera diperiksakan ke dokter.
Jangka waktu menstruasi pada umumnya 28 hari, jika dalam waktu belum mendapat menstruasi,
maka keadaan tadi dapat disebut menstruasi terlambat.
Jenis Menstruasi
Jenis menstruasi sendiri, menurut Hembing, ada dua.
Pertama
menstruasi terlambat yang bersifat sementara (hanya satu atau dua hari), ini terjadi
umumnya, karena terlalu banyak berfikir. Menstruasi terlambat terus meneruss, faktornya
bisa karena kondisi tubuh yang lemah, kurang darah, ada gangguan dalam rahim dan lain
sebagainya.
Sebaliknya yang berbulan-bulan tidak mendapatkan menstruasi disebut amenorrhea. Jenis
menstruasi ini dapat lagi dibagi menjadi dua.
haid tidak teratur menjelang menopause
Amenorrhea yang terus-menerus, umumnya disebabkan gangguan fungsi indung telur dan rahim.
Keadaan tubuh yang tidak stabil karena gangguan hormon dan lain sebagainya. Jenis lainnya
adalah amenorrhea sementara yang diakibatkan oleh gangguan pikiran.
Secara normal, wanita mengalami masa haid mulai dari usia 14 hingga 49 tahun.
Menjelang masa menopause, biasanya menstruasi tidak teratur. Terkadang sering sakit
kepala, jantung berdebar, sesak napas, demam, susah buang air besar, mudah emosi,
insomania dan daya ingatan menjadi berkurang.
|
|
| Pilihan
Berita Lainnya |
Pilihan Berita :
|
|
 |
 |
|
 |