 |
| Info Intim |
|
Teori orgasme (1):
Mana lebih nikmat, orgasme vaginal atau klitoral?
satulelaki.com - Diterjang oleh buku-buku populer tentang teori orgasme mutakhir, banyak
perempuan seringkali bertanya-tanya apakah mereka mendapatkan orgasme yang benar. Apakah
orgasme klitoris lebih baik dibandingkan orgasme vagina? Apakah orgasme simultan adalah
yang terbaik?
Orgasme klitoris atau vagina: Psikolog modern telah meninggalkan pendapat Sigmund Freud
bahwa orgasme matur satu-satunya adalah orgasme vagina. Sebagian orgasme mungkin Anda
rasakan lebih baik karena lebih kuat. Dan orgasme lebih kuat karena berbagai alasan fisik
dan psikologis, termasuk lonjakan hormon atau sedang dalam cinta khusus dengan pasangan
Anda hari ini.
Sebagian orang masih mempercayai adanya perbedaan antara orgasme vagina dan klitoris.
Melalui penelitian yang luas di tahun 1960-an, Masters dan Johnson menentukan bahwa,
secara fisiologis, orgasme klitoris dan vagina sesungguhnya sama.
Apakah orgasme tampaknya berasal dari satu tempat atau tempat lain tidak menimbulkan
perbedaan dalam respon dan mungkin hanya merupakan masalah persepsi individual.
Anda mampu mendapatkan orgasme dari koitus saja, walaupun Anda bukan salah satu dari 25
sampai 35% perempuan yang mengalaminya secara alami.
Perdebatan tentang G-spot: Dalam terminologi seks Tantric, yang dimaksudkan untuk
menghasilkan orgasme yang lebih baik adalah G spot, yaitu bagian tubuh yang terletak di
dinding vagina bagian atas. Kurang dari 10% perempuan yang dapat menemukan tempat ini.
Jika Anda dapat menemukan lokasinya dan menikmati stimulasi di tempat itu, baik. Tetapi
jika tidak, lupakanlah.
Perdebatan bahwa masturbasi lebih kuat: Banyak orang, laki-laki maupun perempuan
melaporkan bahwa orgasme yang mereka rasakan selama masturbasi adalah lebih kuat
dibandingkan dari hubungan seks dengan pasangannya. Seriingkali mereka, terutama
perempuan, merasa tidak nyaman melakukan masturbasi karena mereka yakin aktivitas itu
tidak memiliki kualitas seperti seks yang sesungguhnya.
Organg mungkin mengalami orgasme yang lebih kuat selama masturbasi karena mereka
memusatkan perhatiannya pada sensasi fisiknya sendiri dan tidak dialihkan oleh kebutuhan
serta respon pasangannya. Mungkin inilah alasannya mengapa orang, telah menikah atau
belum, kadang-kadang bermasturbasi.
Perdebatan tentang orgasme simultan: Beberapa dasawarsa yang lalu, orgasme simultan
merupakan ideal yang susah dipahami. Perempuan, terutama, yakin bahwa orgasme mutual lebih
baik dari orgasme yang dicapai sebelum atau setelah pasangannya mencapai orgasme.
Sebagian dari mereka berpura-pura mencapai orgasme saat pasangannya mencapai orgasme, dan
mereka merasa bersalah atas kepura-puraannya itu. Orgasme simultan sebagai tujuan pasangan
mendapatkan popularitas baru. [hnl]
|
|
| Pilihan
Berita Lainnya |
Pilihan Berita :
|
|
 |
 |
|
 |