Real Time 

Kumpulan Seni Bencinta - Artikel Kesehatan Seksual

Semua Artikel Seks | DVD SULAP | HIPNOTIS | Gelombang Otak | Berita dan Peristiwa
Info Politik

Tak Hadir di Istana
Cak Nur Tolak Undangan Gus Dur
Reporter: Suwarjono, D. Sangga Buwana


detikcom - Jakarta, Nurcholish Madjid alias Cak Nur tidak tampak hadir dalam pertemuan antara Kelompok Reboan dengan Presiden Gus Dur di Istana Merdeka, Minggu (4/6/2000) malam. Ternyata sudah empat kali Gus Dur mengundang Cak Nur. Namun tokoh intelektual muslim itu tidak memenuhinya.

Pertemuan Presiden Gus Dur dengan anggota Kelompok Reboan, Minggu malam itu terasa tidak lengkap. Sebab salah satu tokoh pentinganya, yakni Nurcholish Madjid tidak datang. "Tadinya maunya dengan Cak Nur, tetapi beliau berhalangan. Beliau pergi ke luar kota," kata Eki Sjachrudin yang bertindak selaku juru bicara.

Benarkah Cak Nur pergi ke luar kota? Sumber-sumber detikcom membantah keterangan Eki. Cak Nur sebenarnya berada di rumahnya yang baru di Parung-Bogor, sepanjang hari Minggu hingga malam. "Ya, kalau Parung dianggap luar kota ya bisa saja. Tetapi sesunggunya, Cak Nur memang tidak mau datang ke Istana," kata dia.

Malah menurut sumber itu, sebetulnya sudah empat kali Gus Dur mengundang Cak Nur untuk bertemu. "Namun Cak Nur tidak pernah memenuhinya," katanya. Kalau udangan bersama Kelompok Reboan itu juga dihitung, sebenarnya sudah lima kali Cak Nur menolak undangan Gus Dur.

Sementara Sekretaris Cak Nur, Rahmat kepada detikcom membenarkan, kalau Cak Nur mingu-mingu terakhir ini mendapat undangan dari Gus Dur. "Gus Dur memang ingin berbicara dengan Cak Nur. Tetapi saya tidak tahu, kenapa Cak Nur belum memenuhi undangan tersebut," katanya.

Seperti diberitakan, Minggu malam di Istana Negara Gus Dur menerima tiga anggota Kelompok Reboan, yaitu Eki Sjachrudin, Fahmi Idris dan Utomo Dananjaya. Kelompok ini merupakan sebuah Video kajian budaya dan agama sebelum terbentuknya Fordem. Gus Dur sendiri pernah ikut aktif di dalamnya.

"Kita sebagai kawan lama, menginginkan pemerintahan Orde Gus Dur ini beda dengan Orde Lama sebab kalau tidak, bagaimana?" ujar Ekky yang juga menanyakan kasus Bulog kepada Gus Dur. "Di situlah kita sebagai kelompok pengkajian budaya dan agama ada beban moral kepada Gus Dur, karena di Reboan kita punya komitmen untuk menyampaikan nasihat," tambah Ekky.

Cak Nur sendiri pernah menyatakan, setiap kali bertemu dengan Presiden Gus Dur, ia selalu memberi nasihat. Namun agaknya, nasihat itu hanya didegarkan saja. "Ya begitulah Gus Dur," kata Cak Nur dalam acara Gardu di Indosiar, beberapa pekan lalu.

Nah, mungkin karena sudah terlalu sering memberi nasihat dan tak pernah didengarkan, maka Cak Nur kecewa dan tak mau bertemu Gus Dur lagi. Begitukah, Cak? (dik)




Pilihan Berita Lainnya

Pilihan Berita :




Isi Dong !!!

Koleksi CD DVD whatsnew.gif (278 bytes)
Lihat di Sini!


Isi Siteku

1. DVD SULAP
2. Rincian Pengalaman
3. Persahabatan (Cinta)
4. Profil Usaha
5. Masa Kecil
6. Organisasi
7. Hobby & OlahRaga


whatsnew.gif (278 bytes) Cari dlm Site
Cari luar Web
 


Foto dan Peristiwa


Kasus Halmahera Utara


Tekno & Info Lain


Akses Internet Murah
Protokol Aplikasi Wereless
Rancangan Pesawat Boeing


Hikmah


Nilai Sebuah Do'a
Kesalahan yang dimaafkan


Kata Mutiara


Kata Mutiara 1
Kata Mutiara 2


Serba-Serbi

Anda Ingin Tahu tentang permasalahan Seks atau info intim yang lain, cari tahu silahkan lanjut .......



Semua Artikel Seks

Mohon Saran dan Masukan Pembaca Semuanya dengan Mengisi di Sini!, Trim's


Halaman ini terakhir diperbarui pada 07/27/09

Website Tentang Seks © June 1999-2000

Kontak Aku

Download Gratis di Sini!

1