Depan

Akhlak

Al Qur'anul Karim

Perempuan

Anak

 

 

Light Of Islam

Bismillahir rohmanir rohiim

Belajar Al-Qur'an

Kawan-kawan, Al-Qur'an yang merupakan petunjuk bagi tiap orang yang bertaqwa [2:2] saat ini tinggal hanya suaranya saja (at least begitulah keadaan yang saya lihat di Indonesia). Saya melihat adik-adik kecil di TPA / TPQ yang belajar Al-Qur'an hanya sekedar agar bisa membaca saja tanpa diteruskan untuk memahami petunjuk di dalamnya setelah mereka besar. Kenapa? Karena motivasi yang kurang! Tidak ada motivasi mereka untuk mempelajari Al-Quran. Paling-paling yang bisa memotivasi kalau ada perlombaan MTQ, agar bisa jadi juara. Meskipun ada juga Institut Ilmu Al-Qur'an yang menggembleng siswanya untuk menghafal (tahfidz) Al-Quran dan mempelajari isinya, tapi masih sangat sedikit sekali.

Nah, tantangannya sekarang, bagaimana memberi semangat kepada adik-adik kita atau kepada kita-kita yang udah "gedhe" ini, yang kebanyakan hanya bisa membaca Al-Quran saja tanpa mengetahui maknanya? Dengan temuan-temuan inilah saya harapkan agar teman-teman membuka-buka kembali Al-Quran, kalau belum bisa Bahasa Arab, minimal bukalah terjemahannya waktu membaca Al-Quran, syukur-syukur dari membaca tersebut dapat mengerti istilah-istilah / kata-per-kata dalam Al-Quran secara bertahap. Syukur-syukur juga dengan temuan-temuan ini, akhirnya kita sadar bahwa Al-Quran itu bukan sekedar syair yang indah, yang bahasanya sulit dipahami, dan sebagainya.

Saya sarankan agar rekan2 membeli Terjemah Al-Qur'an secara Lafazdziyah (kata-per-kata), yang Insya Allah tersedia di berbagai toko-toko buku khusus Islam.

"Dan bacalah Al Qur'an itu dengan tartil (perlahan-lahan / halaman-per-halaman). [73:4]"

"Berkatalah Rasul : "Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Qur'an itu sesuatu yang tidak diacuhkan". [25:30]

Dulu, saya takut sekali belajar Al-Quran karena alasan-alasan sebagai berikut (semoga ada yang menambahkan daftar alasan "ketakutan" belajar Al-Quran di bawah dan segera mencari solusinya) :

  • Orang-orang bilang harus mengerti Bahasa Arab dengan "sangat" baik, sebagaimana ilmu nahwu, sharaf, balaghah, bayaan dan macem-macem ilmu dari arab lainnya.
  • Pernah baca di Tafsir Ibnu Katsir, bagian awal, kira-kira begini: "Barangsiapa yang menafsirkan Al-Quran menurut akal pikirannya sendiri, dia salah, meskipun penafsirannya benar, tetap saja dihitung salah." Daripada salah melulu, mendingan nggak usah tahu tafsirnya.
  • Ada hadits yang mengatakan kira-kira begini : "Barangsiapa membaca Al-Quran satu huruf, maka baginya sepuluh hasanah (kebaikan), dan tidaklah aku katakan alif, laam, miim (ALM) itu satu huruf, akan tetapi alif (A) satu huruf, lam (L) satu huruf dan mim (M) satu huruf." Jadi, cukup bagi saya membacanya saja tanpa mengetahui artinya, lumayan udah dapat pahala 10 kali dari semua huruf yang saya baca.
  • Bahasanya semuanya puitis. Kata orang, sulit dimengerti.
  • Ada ayat muhkamat dan mutasyabihat, dan saya nggak tahu cara membedakannya.
  • Malas Belajar Bahasa Arab.
  • Malu, bacaan tajwid saya kacau.
  • Malu, sudah tua ... dan berbagai macam alasan yang terlalu dibuat-buat.

Padahal :

Harus ngerti Bahasa Arab dulu?
"Al-Quran adalah petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa." (QS. 2:2)

Bagaimana bisa mendapatkan petunjuk kalau tidak mengetahui maknanya? Karenanya, silahkan mempelajari Al-Quran, minimal baca terjemahannya.

Males Bejalar Bahasa Arab?
"Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al-Qur'an dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya." (QS. 12:2)

"Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al-Qur'an itu sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab." (QS. 13:37)

"... sedang Al-Qur'an adalah dalam bahasa Arab yang terang." (QS. 16:103)

"... dengan bahasa Arab yang jelas." (QS. 26:195)

dan masih banyak lagi seperti; [39:28; 41:3; 42:7; 43:3; 46:12]

Kenapa Bahasa Arab?
Dan jikalau Kami jadikan Al-Qur'an itu suatu bacaan dalam bahasa selain bahasa Arab tentulah mereka mengatakan : "Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya". Apakah (patut Al-Qur'an) dalam bahasa asing sedang (rasul adalah orang) Arab. Katakanlah : "Al-Qur'an itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang yang beriman. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, sedang Al-Qur'an itu suatu kegelapan bagi mereka. Mereka itu adalah (seperti) orang-orang yang dipanggil dari tempat yang jauh". (QS. 41:44)

Puitis?
"Dan Kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Muhammad) dan bersyair itu tidaklah layak baginya. Al-Qur'an itu tidak lain hanyalah pelajaran dan kitab yang memberi penerangan," (QS. 36:69)

"Dan al-Qur'an itu bukanlah perkataan orang penyair. Sedikit sekali kamu beriman kepadanya." (QS. 69:41)

"Dan bukan pula perkataan tukang tenung. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran daripadanya." (QS. 69:42)

"Ia adalah wahyu yang diturunkan dari Tuhan semesta alam." (QS. 69:43)

Cukup membaca saja tanpa mengetahui artinya? Nggak berani baca tafsir? Takut salah?
" ... yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi Allah petunjuk dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal." (QS. 39:18)

"Sesungguhnya binatang (mahluk) yang seburuk-buruknya pada sisi Allah ialah orang-orang yang pekak dan tuli yang tidak mengerti apa-apapun." (QS. 8:22)

Ayat mutasyabihat (ayat-ayat yang serupa/mirip/samar)?
"Dia-lah yang menurunkan Al-Kitab (Al-Qur'an) kepada kamu. Di antara (isi)nya ada ayat-ayat yang muhkamat itulah pokok-pokok isi Al-Qur'an dan yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat yang mutasyabihat untuk menimbulkan fitnah dan untuk mencari-cari ta'wilnya, padahal tidak ada yang mengetahui ta'wilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata:"Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyabihat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami". Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal." (QS. 3:7)

Maka janganlah mencari-cari ta'wilnya untuk menimbulkan fitnah.

Wallahu a'lam, astaghfirullaah.


Last updated : 15-Aug-2009 16:16

Disclaimer :
The contents of this web site were collected from any sources. Web Master and Web Designer are not responsible for the contents.

This site developed and maintained by SeWiWi Art 'n Design Division

 

1