|
| |
From: "Syafei" <syafei@sbi.sws.co.jp>
Date: Mon Mar 17, 2003 11:49 pm
Subject: Rengeng-rengeng (4) "Kejahatan Tuhan"
Oleh: M. Syafei, Member Website Ppi-india
Masih seputar tuhan, tapi kali ini agak berbeda. Saya telah dan sedang
meninventarisasi kejahatan-kejahatan yang dilakukan tuhan. Hasil sementara
inventarisasi saya dan kemungkinan action saya sebagai berikut :
1. Saya akan ajukan tuhan sebagai penjahat perang, karena tuhanlah yang
bertanggung jawab atas terjadinya genocide terhadap penduduk muslim Bosnia.
2. Saya akan ajukan tuhan ke komisi Hak Azasi Manusia, karena tuhan pula yang
bertanggung jawab atas tragedi kemanusiaan di Ambon dan Poso.
3. Saya akan adukan tuhan ke PBB, karena tuhan telah membisiki George W. Bush
untuk melakukan misi 'crusade' dengan menyerang Afghanistan.
4. Saya akan tuntut tuhan, karena menyuruh Osama bin Ladin melakukan aksi teror
ke seantero dunia dan membunuh orang-orang yang tidak tahu apa-apa.
5. Saya akan adukan tuhan ke polisi, karena aksi-aksi premanistis para
pembelanya.
6. Saya akan adukan tuhan ke Komnas HAM, karena suruhan-suruhannya melakukan
pelanggaran terhadap hak kebebasan berekspresi di Indonesia.
7. Saya akan mengadu ke para aktivis feminisme, karena tuhan telah menjadikan
perempuan warga kelas dua.
Untuk sementara itu dulu daftarnya. Sebenarnya saya masih punya sederet daftar
lagi, tapi saya bingung teman. Tuhan yang mana yang akan saya tuntut. Tuhannya
MUI, tuhannya FPI, tuhannya majelis mujahidin, tuhannya lasykar jihad, tuhannya
lasykar kristus, tuhannya Bush, tuhannya Osama, tuhan nya orang Kristen,
tuhannya orang Islam, Hindu atau .. tuhan yang mana ? Saya bingung, karena
semua orang bilang tuhan dan tuhan di belakang mereka. Itu sudah indikasi cukup
jelas bahwa tuhanlah yang paling bertanggung jawab. Tapi .. tuhan yang mana ?
(ntar disambung lagi ya ..)
Batam, 18 Mar 2003
From: "Syafei" <syafei@sbi.sws.co.jp>
Date: Wed Mar 19, 2003 7:33 pm
Subject: Rengeng-rengeng (5) John Lennon
Bayangkanlah John Lennon masih hidup saat ini. Kira-kira apa yang akan dia
lakukan ? Mengarang lagu baru yang lebih dahsyat dan menohok dari 'imagine'-nya
yang melegenda itu ? Atau bergabung bersama jutaan demonstran di seluruh
belahan dunia untuk menentang perang ? Atau bersama-sama kita nongkrong di
gardu ronda sambil ngopi, ngudut dan main gaple ?
Sah-sah saja kita membayangkan si John, seperti sahnya si John menyuruh kita
membayangkan seandainya tidak ada sorga, neraka, negara, agama dan kepemilikan.
Membayangkan, setidaknya bisa memberi kita sedikit hiburan, di tengah keputus
asaan saat segala upaya mentok dalam menahan tangan sang adidaya. Membayangkan,
jika mau, juga bisa kita ubah jadi cita-cita yang lebih terkonsep dan punya
peluang terwujud di kemudian hari.
Saat ini, saya pun membayangkan si John ada di hadapan saya. Ingin saya katakan
pada mantan pentolan Beatles ini, "John, ente bukan pemimpi. Ente betul, ente
nggak sendirian. Boleh aku gabung sama ente ?" Saya bayangkan si John
mengangguk sambil tersenyum. "Tapi tunggu John .. jangan salah paham. Aku hanya
mau gabung sama cita-cita ente soal Live In Peace. Kalau soal Rest In Peace ..
belakangan aja dech .. " Si John tersenyum lagi, kali ini lebih lebar. Si John
merogoh saku celananya, menyodori saya sebatang rokok .. rokok kretek. "John ..
ente doyan rokok kretek ? Apa ente juga doyan thiwul ?" Belum sempat si John
menjawab, ia keburu hilang ditelan suara-suara berisik di sekitar saya.
Batam, 20 Mar 2003
BACK
|