|
| |
From: "Petter Taulan P" <petter_pinulung@d>
Date: Thu Apr 10, 2003 7:56 am
Subject: Keterlibatan 5 WNI dalam Bom Filipina
Wo cuma khawatir nih kalu orang Philiphina mulai ngejadiin Indonesia target
market mereka sebagai kambing hitam tukang bom................
ptP
Kapolri: Keterlibatan 5 WNI dalam Bom Filipina Baru Analisa Intelijen
Reporter : Suwarjono
detikcom - Jakarta, Kepolisian RI (Polri) sudah berkoordinasi dengan
kepolisian Filipina untuk mengungkap keterlibatan 5 warga negara Indonesia
(WNI) dalam pengeboman di kota Davao, Filipina Selatan. Tapi keterlibatan
orang Indonesia ini masih sebatas analisis intelijen.
"Keterlibatan warga Indonesia dalam kasus ini baru sebatas dugaaan, belum
berdasarkan fakta di lapangan. Tim Polri sampai sekarang tukar informasi
dengan Filipina karena lima nama itu memang baru analisis intelijen yang
harus dikembangkan lebih lanjut."
Demikian disampaikan Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar usai mengikuti rapat
kabinet di Gedung Utama Sekretariat Negara, Jl. Veteran, Jakarta Pusat,
Kamis (10/4/2003) sore ini.
Lalu dijelaskan Kapolri, nama-nama orang itu sedang dicari dan dicocokkan
dengan berbagai data dan hasil penyelidikan kita. "Terutama yang terkait
dengan penyelidikan bom Bali. Hasilnya para pelaku bom Bali tidak mengenal
nama-nama yang sedang diburu petugas Filipina tersebut," katanya.
Meski pelaku bom Bali tidak menghenal nama-nama yang diduga terlibat kasus
pengeboman Davao namun Kapolri tidak mengesampingkan kemungkinan
keterlibatan jaringan yang lain. Karena jaringan di Indoensia, terutama di
Sulawesi, punya alur dengan kegiatan di Filipina Selatan
|