|
| |
From: "Imam" <imam_musthaqim@co.id>
Date: Sun Jul 27, 2003 11:04 pm
Subject: Efek tontonan TV thd anak
Inilah salah satu bukti mengapa kita harus melindungi anak-anak dari
tontonan yg bermuatan erotis!!!!!
------------------------------------------------------------------------
Tragis, Bocah 7 Tahun Ketagihan Tontonan Porno
Sumber : The Straits Times
detikcom - Jakarta, Jika Anda menonton tayangan "miring", waspadai
anak-anak Anda. Jangan sampai dia bernasib apes seperti seorang bocah Taiwan
berumur 7 tahun yang ketagihan tontonan porno karena ulah sembrono
pengasuhnya. Bocah malang ini saat ini tengah mendapat bantuan ahli untuk
menanggulangi adiksinya pada tontonan porno tersebut.
Bagaimana bisa seorang bocah menderita "penyakit" itu? Ceritanya, dia
mulai menonton tayangan haram itu saat dia tengah belajar berjalan
tertatih-tatih. Itu terjadi ketika kakek yang menjaganya, keranjingan
menonton VCD dalam kategori X itu.
Sedang ibu si bocah yang hanya diidentifikasikan sebagai Nyonya Liu,
menyatakan bahwa bapaknya berpikir bahwa cucunya itu tidak mengerti apa yang
sedang ditontonnya, demikian lapor United Daily News. Namun, perkiraan itu
keliru besar.
Ketika sang anak yang baru belajar berjalan itu belajar bagaimana
menyetel televisi, dia lebih suka mencari tontonan yang mengandung unsur
pornografi ketimbang film-film kartun yang lazimnya disukai anak-anak
seusianya.
Tragisnya, ketika umur si bocah mencapai 3 tahun, ibunya memergoki
bocah itu sedang memanjakan penisnya ketika sebuah film porno ditayangkan di
televisi. Buru-buru Ny.Liu pun pindah dari rumah ayahnya. Selama ini dia
memang tinggal di situ karena suaminya yang berprofesi sebagai tentara
jarang pulang ke rumah.
Ny.Liu lantas memonitor perilaku anaknya dan memperhatikan bahwa
anaknya suka dipeluk di antara payudara wanita dan akan meraba payudara para
wanita dengan tidak malu-malu.
Ketika dia masuk TK pun, bocah itu suka mengangkat rok guru-guru
mereka dan menggambar wanita telanjang ketimbang tokoh-tokoh kartun. Dia
juga mengintip rumah tetangga yang dihuni seorang wanita yang punya
kebiasaan tidur telanjang tanpa menutup jendela. Bocah itu juga mencuri
pakaian dalam tetangga itu dan hal itu terus berlanjut meski ibunya sering
mengomeli dan memukulnya.
Ny.Liu akhirnya menyadari bahwa anaknya membutuhkan bantuan ahli
setelah anaknya itu mulai merabanya ketika dia sedang terlelap.
Dokter-dokter di RS psikiatrik di Kaohsiung mengatakan pada si ibu
bahwa perilaku anaknya itu adalah hasil dari eksposure yang cukup panjang
dari film-film pornografi.
Para dokter mengatakan, para orang dewasa keliru bila mereka berpikir
anak-anak yang masih muda tidak terpengaruh oleh materi semacam itu.
Jadi, waspadai tontonan anak-anak Anda!
(nrl)
|