|
abangan anggota baru |
23 Aug 2002
19:00 [202.155.26.180]  |
![[komentar yang ini]](daa_files/comment.gif) ![[tentang abangan]](daa_files/info.gif) ![[meningkatkan nilai]](daa_files/rateup.gif) ![[menurunkan nilai]](daa_files/ratedn.gif)
|
Re: ayat dalam BIBLE yang menunjukan itu adalah MUHAMD
?
Bismillahirrahmanirrahiim
brur 'n sus kristiani,
mungkin uraian dibawah ini dapat membantu brur 'n sus kristiani sekalian
dan mudah2an dapat membuka mata dan hatinya lebar2 juga.
Denger,
yah, ehh, baca yah...
Pertama , ini tentang menjelang
kehadiran Islam di muka bumi, niih!
NUBUATAN
DANIEL TENTANG ISLAM
Didalam kitab Nabi Daniel dapat kita
menjumpainya pada pasal 2 ayat 44-45: "In the time of those kings, the
God of heaven will set up a kingdom that will never be destroyed, nor will
it be left to another people. It will crush all those kingdoms and bring
them to an end, but it will itself endure forever. This is the meaning of
the vision of the rock cut out of a mountain, but not by human hands-a
rock that broke the iron, the bronze, the clay, the silver and the gold to
pieces. The great God has shown the king what will take place in the
future. The dream is true and the interpretation is trustworthy."
Terjemahannya, niih :
"Maka pada zaman raja-raja oleh
Allah di surga, akan diadakan suatu kerajaan, yang pada selama-lamanya
tiada dapat dibinasakan. Maka kerajaan itu tiada kuserahkan kepada salah
satu bangsa lain, dan dia itupun akan menghancurkan dan meniadakan segala
kerajaan itu, tetapi ia sendiri akan kekal sampai selama-lamanya. Maka
itulah sebabnya, tuanku melihat sebuah batu gunung gugur dengan sendirinya
dengan tiada tulungan tangan, lalu dihancur luluhkannya besi dan tembaga,
dan tanah liat, dan perak dan emas. Bahwa Allah yg Kuasa sudah memaklumkan
kepada tuanku, barang yang akan jadi pada kemudian hari, bahwa
sesungguhnya inilah mimpi tuanku itu, dan tentulah takbirnya.
Umumnya bapa-bapa Gereja dan Ulama-ulama Islam hampir sepaham
bahwa kerajaan besar yang menggantikan kerajaan Babilonia, menguasai
daerah-daerah bebas kekuasaannya di timur tengah ialah Persia, kemudian
Macedonia, Assyria, kemudian Romawi. Tetapi kerajaan kelima yang berupa
"Campuran besi dan tanah liat" dan "Kerajaan keenam" yang penutup, yang
berupa "Batu gunung" yang menghancurkan itu dalam penafsirannya terbit
perbedaan paham diantara mereka.
Pemimpin-pemimpin Gereja
bersikeras menafsirkan bahwa yang dimaksud dengan batu gunung ialah
kerajaan Kristus. Tetapi harus diingat, bahwa kerajaan Kristus sudah 16
abad lamanya mereka tunggu-tunggu, atau mungkin sudah 20 abad lamanya
belum juga datang. Siapakah kerajaan yang "lain daripada kerajaan
terdahulunya" yang telah muncul sesudah kejatuhan Romawi? Jawabnya ialah:
Kerajaan Islam. Jikalau pada tahun 426 M kerajaan Rum Barat tokh akhirnya
jatuh juga, maka pada sekitar tahun 612 M bangkitlah kerajaan Islam dan
mulai mengembangkan sayapnja. Sejak dari Jabal El Tarik di Spanyol sampai
ke Pasai, bahkan Demak dan Rembang di Indonesia. Tentaranya bagaikan badai
taupan mengamuk menghancurkan kerajaan kafir terdahulunya, sehingga
lenyaplah mereka seperti "debu yang diterbangkan angin."
Cukup, nggak? Masih kurang? niih lagih...
Kedua
, ini baru tentang Nabi Muhammad SAW, niih!
NABI MUHAMMAD DALAM KITAB NABI YESAYA
Kitab Nabi
Yesaya pasal 41 ayat 1-4 bunyinya:
The Helper of Israel
1
"Be silent before me, you islands! Let the nations renew their strength!
Let them come forward and speak; let us meet together at the place of
judgment. 2 "Who has stirred up one from the east, calling him in
righteousness to his service ? He hands nations over to him and subdues
kings before him. He turns them to dust with his sword, to windblown chaff
with his bow. 3 He pursues them and moves on unscathed, by a path his
feet have not traveled before. 4 Who has done this and carried it
through, calling forth the generations from the beginning? I, the Lord
-with the first of them and with the last-I am he."
Terjemahannya,
niih :
1. Berdiam dirilah kamu hai sekalian pulau, hendaklah
segala bangsa memperbaharui kuat dan kuasanya, serta datang kemari,
hendaklah mereka itu memutuskan hukum. Kami hendak bersama-sama datang
hampir akan berhukum. 2. Siapa gerangan yang, sudah membangkitkan Dia
dari musyrik dan bertemu dengan segala kebenaran pada segala langkahnya?
Siapa Dia, yang menyerahkan segala orang-orang kafir dihadapan haderatnya
dan akan memberikan kuasa atas segala raja-raja dan menyerahkan mereka
seperti duli dan kepada busurnya seperti jerami diterbangkan angin? 3.
Pada masa diusirnya mereka itu? Dengan selamat juga ia terus kepada jalan
yang belum pernah dilangkahinya, 4. Siapa gerangan sudah mengadakan
dan membuat dia, sambil memanggil segala bangsa asal mulanya. Aku ini
Tuhan yang pertama, maka Aku ini yang kemudian sama saja.
Didalam kutipan tadi, juga dijelaskan lagi, betapa nabi itu
akan mengadakan peperangan dan akan mengalahkan orang orang dan raja-raja
kafir sekalipun. Didalam ayat ke-3 diceriterakan betapa Nabi itu harus,
"Hijrah" ke tanah yang belum pernah dijejakinya, dengan selamat. Hal ini
mengingatkan kita kepada "Hijrah Rasulullah" dari Mekkah ke Medinah dengan
selamat. Ayat ke-2 menceriterakan bagaimana Muhammad mengalahkan raja-raja
dan orang-orang kafir hanya sebagai duli yang diterbangkan angin, serta
anakpanah-anakpanah lawan yang seolah-olah hanya jerami belaka, artinya
tidak sampai melumpuhkan Muhammad dan tentaranya. Yesus belum pernah
melakukan peperangan selama hidupnya. Sebab doktrin Yesus kita kenal
yaitu: Bila ditempeleng pipi kiri berikanlah pula pipi yang kanan, dan
cintailah sesamamu manusia, bahkan musuhmu juga. Dengan doktrin ini Yesus
tidak mungkin akan mengadakan peperangan-peperangan dan serbuan, apalagi
Yesus bukankah pernah mengatakan, bahwa kerajaannya bukanlah di dunia ini?
(Yahya 18: 36)
Lagiih? Masih kurang? niih lagih deh...
Ketiga , ini tentang Nabi Muhammad SAW juga, ooii!
NABI MUHAMMAD DALAM PERJANJIAN LAMA
Didalam perjanjian lama, kita dapat pula menjumpai tentang
Muhammad ini, misalnya dalam kitab Ulangan 18 :18 yang bunyinya:
"Maka pada masa itu berfirmanlah Allah kepadaku, benarlah
perkataan mereka itu. Bahwa Aku akan menjadikan bagi mereka itu seorang
Nabi diantara segala saudara-saudaranya yang seperti engkau ya Musa. dan
Aku akan memberikan segala firmanKu dalam mulutnya dan iapun akan
mengatakan segala yang Kusuruh akan dia."
Dalam ayat ini
dijelaskan akan kedatangan seorang Nabi yang sebesar Nabi Musa, yang
datangnya dari antara saudara-saudara Nabi Musa. Allah sudah terlalu kesal
terhadap pembangkangan bangsa Israel. Itulah sebabnya Allah tidak lagl
akan membangkitkan Nabi-nabinya dari keturunan Israel (Yahudi) tetapi dari
pada saudara Israel, yaitu Arab. Ini kuat, sebab kalau ditarik garis
keturunan yang lurus, maka Nabi Musa adalah keturunan Ishak, sedangkan
Nabi Muhammad adalah keturunan Ismail. Ishak dan Ismail adalah dua
bersaudara anak Ibrahim.
Hal ini ditegaskan pula dalam kitab
(Taurat Musa) Ulangan 33: 1-3 yang bunyinya: 1. Bermula, maka inilah
berkat yang telah diberikan Musa khalil Allah pada Bani Israil dahulu
daripada matinya. 2. Maka katanya: "Tuhan telah datang dari Thursina,
dan telah terbit bagi mereka itu dari Seir. Kelihatanlah ia gemerlapan
cahayanya dari gunung Paran, lalu datang hampir dengan Bukit Kades. Maka
pada kanannya adalah tiang api bagi mereka itu." 3. Bagaimana
dikasihinya akan mereka itu, yaitu segala suku bangsa itu, segala
kesuciannya dalam tangannya, dan mereka itu duduk dikakinya masing-masing
akan mendapat perkataannya.
Didalam ayat 1 dijelaskan akan
hikmah ini, suatu berkat, suatu kebahagiaan yang diberikan oleh Musa
khalil Allah untuk Bani Israil. Ayat ke-2 membicarakan lebih jauh isi dari
hikmak ini, yaitu tentang tiga tempat: Thursina, Seir dan Paran. Thursina
adalah bukit dimana Nabi Musa a.s. mendapatkan dua log batu dan Tauratnya
dari Allah, Seir menyebutkan suatu bukit ditanah Kanaan yang dalam hal ini
menunjukkan dimana gerangan Nabi Isa a.s. akan lahir, yakni di Baitlahim,
sedangkan tempat ketiga "Paran" namanya adalah menunjukkan di mana Nabi
Muhammad akan lahir, sebab Paran itulah nama Mekkah yang aslinya. Pada
tempat ketiga akan muncul seseorang. Siapakah Dia? Yaitu yang datang
hampir atau mendekati Kades yang artinya Baitullah. Alangkah hebatnya
tiang yang muncul dari Paran ini, yaitu Tiang Api, (suatu kesalahan lagi.
Dalam Perjanjian Lama berbahasa Belanda disebutkan bukan tiang api, tetapi
Hukum Api (Vuurwet) suatu unsur yang sanggup dan akan dapat membinasakan
unsur-unsur kimia apapun didepannya, apakah ia baja sekalipun. Jadi yang
dimaksud dengan tiang atau hukum api, ialah sudah tentu munculnya suatu
agama atau keyakinan yang sendi-sendinya sangat kuat, sebagaimana tiang
api itupun kuat. Agama apakah yang muncul dari Paran? Tidak ada duanya,
selain agama Islam yang mempunyia 4 sendi yang kokoh yaitu Tauhid (Keesaan
Tuhan), Ibadah (sembahyang dan puasa serta haji), Muamalah (cinta sesama
manusia, sosialis yang merata), dan Akhlak (budi luhur manusia). Ayat ke-3
selanjutnya menggambarkan betapa bangsa itu lalu dikasihi oleh Allah,
serta berkenan menerima perkataan-perkataan dari Dia, yang muncul dari
Mekkah (Paran) itu. Kesimpulan yang diperoleh dari seluruh tafsiran ini,
ialah: ,"Dari Mekkah akan datang Nabi itu, yaitu Nabi Muhammad s.a.w."
Ada lagi niiih!
Keempat , ini tentang Nabi
Muhammad SAW juga dan sepak terjangNya !
NABI
MUHAMMAD DALAM KITAB NABI MALAKHI
Didalam kitab Nabi Malakhi
pasal 3 :1-2 dinyatakan:
"See, I will send my messenger, who will
prepare the way before me. Then suddenly the Lord you are seeking will
come to his temple; the messenger of the covenant, whom you desire, will
come," says the Lord Almighty. But who can endure the day of his coming?
Who can stand when he appears? For he will be like a refiner's fire or a
launderer's soap."
di_Convert_in, jadi gini deh...
"Bahwasanya Aku menyuruhkan utusanku, yang menyediakan jalan
dihadapan haderatku, dan dengan segera akan datang, kepada ka'abahnya
Tuhan, yang kamu rindukan itu. Bahwasanya ia akan datang, demikianlah
firman Tuhan serwa sekalian alam. Tetapi siapakah gerangan akan menderita
hari kedatangannya? Dan siapa tahan berdiri apabila kelihatanlah dia?
Karena iapun akan seperti api pandai emas dan akan seperti sabun binara."
Nggak jelas ? maksudnya gini, neeh..
"Akan datang
seorang utusan," yang seperti nyala api dan sabun binara. Kedatangannya
dengan membawa anasir-anasir yang panas, keras seperti sabun binara. Ia
tidak datang seperti Yesus yang lembut dan "sunyi senyapnya." Iapun tidak
bersikap selemah lembut Yesus, yang mengasuh ummat seperti seekor induk
ayam mengumpulkan dan menaungi anak-anaknya. Alangkah penyabarnya
Yesus ini. Tetapi akan orang yang datang sesudah Yesus itu? Dengan panas
seperti panasnya api pandai emas jua ia membakar bumi Arabia bahkan sampai
ke ujung Hispanola dengan seruan jihadnya yang sangat menggetarkan hati
lawan lawannya: "Allahu Akbar."
Kurang? lagih? udah dulu,
deh...
Tapi ada bonus lagi, nih
Ini tentang negeri Parsi,
noh, nyang skarang adanya Ayatullah Ali Khamenei berada...
NABI MUHAMMAD DALAM KITAB ORANG PARSI
Nama Muhammad
dapat pula kita jumpai dalam kitab orang Parsi. Kita baca umpamanya dalam
Kitab Datasir 14, berkatalah Susan, Nabi orang Parsi: "Apabila orang-orang
Parsi sudah terjerumus dalam budi pekerti yang begitu rendah, ‘maka
seorang akan lahir ditanah Arab’" yang pengikut-pengikutnya membalikkan
takhta kerajaan agama dan segala barang mereka itu. Seseorang yang
berkepala batu yang amat berkuasa di Parsi akan dihalaukan. Rumah yang
didirikan itu, dimana berhala-berhala banyak terdapat disitu akan
disucikan daripada berhala-berhala itu, dan banyak orang-orang akan
menjalankan shalatnya dengan menghadap mukanya ke ka'abah.
Pengikut-pengikutnya akan menawan kota-kota Persi, Taush dan Bulhuh serta
lain-lain tempat besar sekelilingnya. Rakyat akan kacau menjadi satu, dan
orang pandai-pandai di tanah Persi akan menggabungkan diri dengannya."
Alangkah tepatnya nubuatan ini, yang digenapi pada tahun 17 Hijrah
atau Mei 638M didalam pemerintahan Khalifah Umar bin Khaththab
pasukan-pasukan Islam menyerbu ke Persia, dan gugurlah takhta kerajaan
orang Persi. Rajanya yang kejam-melarikan diri ke Asyria meminta suaka.
Hal ini tepat 29 tahun sesudah kedatangan Nabi Muhammad SAW.
Heran juga jadinya kalau Kraemer, doctor orientalis barat
menuliskan keadaan Muhammad sebagai "seorang yang kurang Ilmu" - "pawang
unta" - "Muhammad yang tidak pernah melihat Qur'an yang sekarang ini."
(Apakah Yesus dan Paulus juga sudah melihat Injil yang seperti sekarang
ini Doctor???). Yang kemudian, oleh pengikut-pengikutnya dikhayalkan
Muhammad pernah naik ke surga. "Qur'an adalah hanya karangan Muhammad yang
dipaksakan kepada pengikut-pengikutnya, berisi jiplakan Perjanjian Lama
yang bersifat sajak yang kadang kadang sangat pelong bunyinya dan
dibuat-buatnya saja" (supaya lebih puas, bagaimana dan sampai dimana
penilaian Dr. Kraemer, lebih baik dibaca sajabuku "Agama Islam" karangan
Dr. Kraemer, yang diterbitkan oleh BPK Kwitang 22 Jakarta terbitan tahun
1953).
Mao lagih, yang laen? Neeh..!!
NABI MUHAMMAD DALAM KITAB ORANG HINDU
Kalau
pembicaraan-pembicaraan kita tadi, hanya tersimpul dalam Taurat Musa,
Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, maka khusus mengenai Muhammad ini,
terpaksa kami, akan membuka buku-buku suci yang lainnya pula, seperti
kitab Weda, kitab suci ummat Hindu yang usianya sudah 2.500 tahun lamanya,
sejak lahirnya Sang Sidharta Gautama (623 - 543 SM), bahkan mungkin lebih
lama lagi. (Hindu usianya lebih tua daripada Budha, sedangkan Sidharta
Gautama adalah pembawa agama Budha). Didalam kitab Weda konon ada
tertulis: "Hai sekalian manusia, dengarkanlah berita penting ini. Nanti
aku bangunkan seorang laki laki yang terpuji diantara manusia."
Laki-laki terpuji dalam bahasa Arab disebutkan "Muhammad."
Meskipun tafsiran ini mungkin benar, tetapi saya kira belum ada
kekuatan sama sekali, sebab dalam masa 2.500 tahun itutelahl banyak
bermunculan laki-laki terpuji dan orang-orang gagah seperti Selon,
Zarahudza, Socrates, Aristoteles, Iskandar Zulkarnain, Yesus, Darius yang
Agung, Napoleon, Hitler dan masih seribu nama lagi barangkali. Untuk kita
mengetahui , "laki-laki terpuji yang mana yang dimaksudkan," maka baiklah
kini kita baca dalam kitab Beha Pesiyaporana (kitab Hindu) yang bunyinya:
"Pada masa itu datanglah seorang laki-laki dari tanah Arab namanya
Akhmad bergelarkan Muhammad, dan dia akan mendapatkan penolong-penolong.
Hai orang-orang Arab, hai tuan-tuan seluruh alam ini, kepada engkaulah
taqdis (penghormatan)Ku yang suci. Hai orang-orang yang mengadakan
beberapa jalan yang banyak untuk membinasakan sekalian syaithan, dan dunia
ini, kepada engkaulah taqdisKu."
Suatu keterangan berharga, yang
sayangnya tetap tersembunyi, sebab adanya peraturan kasta-kasta, dimana
yang berhak membaca Weda hanyalah kaum Brahmana saja, sedangkan bagi orang
diluar Brahmana, sangat tabu, apalagi bagi kasta Paria dan Sudra, bila
saja membaca Weda atau mendengarkan ayat-ayatnya sekalipun, dapatlah ia
dihukum mati. Mereka, kaum Brahmana kuatir, kalau-kalau kasta lainnya
diperbolehkan membaca Weda, akan jatuhlah martabat dirinya, bahkan mungkin
akan pula terbuka beberapa ajaran-ajarannya yang salah, sama seperti juga
mengapa ummat Katolik sampai, dewasa ini belum "mempunyai Injil-injil yang
lengkap," selain daripada hanya katekesmus dan Jubilate belaka.
Lagih? Udah, deeh, segitu dulu. Yah!!
Cukup,
khan!!
Salaam |
|
abangan anggota baru |
24 Aug 2002
21:42 [203.130.222.139]  |
![[komentar yang ini]](daa_files/comment.gif) ![[tentang abangan]](daa_files/info.gif) ![[meningkatkan nilai]](daa_files/rateup.gif) ![[menurunkan nilai]](daa_files/ratedn.gif)
|
Re: ayat dalam BIBLE yang menunjukan itu adalah MUHAMD
?
Bismillahirrahmanirrahiim
Untuk brur Yach, tahu gak,
manusia dilahirkan dibekali oleh rasa , pikiran dan
karsa. Saat manusia lahir ke dunia dia mulai merasakan bahwa
dia ke dunia tentunya memiliki tujuan khusus tertentu. Dia mulai melakukan
pencarian. Apa yang dicari? Dia akan mencari kenapa ada di dunia ini?
Dan ngapain ada di dunia kalo akhirnya mati dan bercampur dgn tanah?
Lalu manusia mulai berpikir, kalo ada sebab pasti ada akibatnya, nih?
Mulai deh dia nyari2 siapa yang buat dia ada di dunia ini. Kesimpulan
akhir, pasti ada yang nyiptain manusia. Siapa? Tuhan, khan?! (ini
berlaku bagi orang yang mau beragama, khan. Lain soal bagi manusia2
atheis, mereka pikir, mereka 'brojol' gitu aja, kali.) Jaman skarang
nggak susah, koq, udah ada agama dengan dasar2 yang ditentukan dalam
kitab2 sucinya. Nggak kayak jaman Nabi Musa AS. yang harus ke gunung
untuk mencari tanda2 dari Tuhan.
Nah, di dalam kitab suci itupun
kita hendaknya menggali isi yang terkandung didalamnya. Untuk
mempelajari kitab suci manusia juga harus mampu menangkap maksud Tuhan
didalamnya, jadi tidak dgn letterlech, lah.
Bismillah (Q.S.
3:73):" Dan janganlah kamu percaya melainkan kepada orang yang mengikuti
agamamu. Katakanlah:"Sesungguhnya petunjuk (yang harus diikuti) ialah
petunjuk Allah, dan (janganlah kamu percaya) bahwa akan diberikan kepada
seseorang seperti apa yang diberikan kepadamu, dan (jangan pula kamu
percaya) bahwa mereka akan mengalahkan hujjahmu di sisi Tuhanmu".
Katakanlah:"Sesungguhnya karunia itu di tangan Allah, Allah memberikan
karunia-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Luas
(karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui"
Dalam Islam ada namanya ilmu
tafsir, dengan ilmu yang dipelajari khusus, ahli tafsir mempelajari apa
yang tersurat dan tersirat di dalam Alquran.
Setelah mengkaji yang
ada di kitab suci skarang pertanyaannya, ada nggak pesan yg bilang pada
kitab suci sebelum Islam yang bilang "Ya, umatku, udah deh jangan
nambah2in lagi, yah! Stop aja, yah!". Kalo di Alquran, jelas disitu
tertulis, misalnya : Bismillah (Q.S. 5:3) "Diharamkan bagimu
(memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas
nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang
ditanduk, yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu
menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan
(diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan
anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah
putus asa untuk ( mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut
kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan
untuk kamu agamamu dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah
Ku-ridhai Islam itu jadi agamamu. Maka barangsiapa terpaksa karena
kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa,sesungguhnya Allah Maha Pengampun
lagi Maha Penyayang"
Jadi inilah yang menurut Tuhan agama penutup
dari agama2 yang udah pernah diturunkan sebelumnya. Kira2 begitu brur.
Salaam
[ di-edit oleh abangan - 24 Aug 2002 21:57 ] |