|
jagapura anggota jaya |
2 Mar 2002
17:33 [202.152.3.170]    |
![[komentar yang ini]](daa_files/comment.gif) ![[tentang jagapura]](daa_files/info.gif) ![[meningkatkan nilai]](daa_files/rateup.gif) ![[menurunkan nilai]](daa_files/ratedn.gif) |
sejarah kristen di indonesia
setau gue.. belanda cs
si penjajah itulah yg membawa agama kristen ke negeri ini
mereka
(para penjajah) merampas hak, martabat, bahkan membunuh rakyat yg tak berdosa
sekali gus menyebarkan agama yg di anutnya
inikah yg di sebut
ajaran kasih ? cuman tanya ttg realitas yg menjadi fakta sejarah.
salam
|
|
hidayat pendatang |
2 Mar 2002
21:50 [64.130.207.133]  |
![[komentar yang ini]](daa_files/comment.gif) ![[tentang hidayat
]](daa_files/info.gif) ![[meningkatkan nilai]](daa_files/rateup.gif) ![[menurunkan nilai]](daa_files/ratedn.gif) |
Re: sejarah kristen di indonesia
Menurut sejarahwan
muslim Syeikh Abu Salih al-Armini, agama kristen ternyata sudah masuk ke
Indonesia pada abad VII Masehi. Data-data Abu Salih ini, selain didukung
oleh penggalian arkeologis di Qasr Ibrim (Mesir), yang meneguhkan
kecermatan datanya, juga didukung oleh penggalian oleh catatan-catatan
sejarah Cina dan India sebelum dan sesudah tahun 650, tahun-tahun dimana
dicatat Abu Salih bahwa di sekitar Fansur (Barus) Sumatera "terdapat
banyak gereja ('idda biya)".
Sementara itu, Alkitab Latin Vulgata
(yang diterjemahkan St.Heronimus), menafsirkan Ofir dari mana emas murni
diekspor ke Yehuda sejak jaman Salomo (Nabi Sulaiman) adalah India.
Padahal catatan-catatan sejarah India sendiri justru menunjuk Sumatera
sebagai Suwarnadwipa (pulau emas). Mungkinkah Ofir yang disebutkan Alkitab
justru adalah Sumatera, yang memiliki "gunung emas" sebagaimana disebut
oleh literatur India giriswarna, atau oleh penulis Romawi purba Claudius
Ptelemaus (th 150 Masehi) sebagai Cryse Chersonesos.
Rasul Thomas
dalam perjalanan misinya ke India, sempat juga ke Cina dan akhirnya
kembali ke India dan mati syahid di Madras. Dr.Kurt Koch malah
mengemukakan hipotesa, bahwa dalam perjalanan ke Cina itu, mungkin saja
Rasul Thomas "singgah" di Nusantara, menunggu angin musim berbalik,
seperti dialami penulis Cina Fa Hien di Yamako'ti (ujung Jawa, Sumatera
Selatan). |
|
paulus pendatang |
2 Mar 2002
22:23 [212.145.4.89]  |
![[komentar yang ini]](daa_files/comment.gif) ![[tentang paulus]](daa_files/info.gif) ![[meningkatkan nilai]](daa_files/rateup.gif) ![[menurunkan nilai]](daa_files/ratedn.gif) |
Re: sejarah kristen di indonesia
Sejarah mencatat
kehadiran umat Kristen semenjak tahun 645 Masehi di daerah Pancur, Barus,
Tapanuli, sebagaimana dicatat dalam buku kuno tulisan Shaykh Abu Salih
al-Armini dan telah di dokumentasikan oleh Dewan Gereja-gereja di
Indonesia pada tahun 1979.
Dalam buku yang ditulis oleh Shaykh Abu
Salih Al-Armini itu, tentang propinsi Mesir dan tanah-tanah diluarnya,
terdapat suatu berita dan daftar tentang gereja-gereja dan
pertapaan-pertapaan Kristen yang tersebar dimana-mana. Dalam daftar dimuat
707 gereja dan 181 pertapaan Kristen yang tersebar dimana-mana termasuk
Indonesia.
Dalam naskah itu tercantum sebuah nama Sumatera yakni
FANSUR (PANCUR) dikatakan banyak terdapat gereja dan pertapaan Kristen.
Pancur adalah sebuah kota dekat Barus di Tapanuli, merupakan pelabuhan
ramai dan terkenal sejak awal Tahun Masehi. Didekat pelabuhan Pancur ini
terdapat Kota Barus, yang menghasilkan Kapur Barus (Kamfer), yang
merupakan bahan perdagangan sangat laris, baik untuk pasaran di Malabar
(India Selatan) maupun untuk Eropa. Diduga orang-orang Kristen dari
Malabar telah datang dan membawa Injil ke daerah Sumatera, sehingga
berdirilah gereja-gereja didaerah sekitar Pancur dan Barus sekitar
pertengahan abad ke 7.
Sumber lain dari buku "Peraturan Hukuman
Gerejani". Oleh Abod Isho (metropolit Gereja Suriah Timur, 1291 - 1319),
menurut kutipan "Sejarah Gereja Katolik Indonesia, mencantumkan adanya
Keuskupan Agung untuk pulau-pulau di laut dan untuk pedalaman DABHAG, Sin
dan Masin". Kata Dabhag istilah yang sudah dikenal di awad X sebagai
penamaan untuk Jawa dan Sumatera.
Sumber berikutnya yang pernah
menyebut adanya Umat Kristen di Indonesia dari catatan perjalanan Uskup
IOA DE MERIGNOLI OFM, selaku duta besar Paus Clemeus VI di Peking, pernah
berkunjung ke Sumatera dan menghadap Ratu Sriwijaya Thn 1346. Ia bertemu
banyak orang Kristen dan sempat melayani mereka disana. Th 1502
ditahbiskan 3 Uskup untuk Dabhag Sin dan Masin. |
|
cat_steven anggota tetap |
3 Mar 2002
06:44 [202.152.3.170]  |
![[komentar yang ini]](daa_files/comment.gif) ![[tentang cat_steven]](daa_files/info.gif) ![[meningkatkan nilai]](daa_files/rateup.gif) ![[menurunkan nilai]](daa_files/ratedn.gif) |
Re: sejarah kristen di indonesia
MM
memang
|
|
fuzzman anggota tetap |
3 Mar 2002
13:06 [163.134.182.1]  |
![[komentar yang ini]](daa_files/comment.gif) ![[tentang fuzzman]](daa_files/info.gif) ![[meningkatkan nilai]](daa_files/rateup.gif) ![[menurunkan nilai]](daa_files/ratedn.gif) |
Re: sejarah kristen di indonesia
Bukti-bukti sejarah
tentang keberadaan gereja-gereja di Sumatera pada abad ke 7 menunjukkan
bahwa pemeluk agama Kristen telah hidup berdampingan secara damai dengan
pemeluk agama-agama lain jauh sebelum munculnya kerajaan-kerajaan Islam di
tanah air mulai abad ke 13. |
|