Dialog Antar-Agama

Dialog Antar-Agama
 indeks topik | kajian teologis | pustaka deedat | pustaka dialog antar-agama |

 

Dialog Antar-Agama: diskusi tentang veda

lolita_cracker

  anggota terhormat
 20 Aug 2002 14:08  [61.5.37.181]  nilai: 2nilai: 2 [komentar yang ini][tentang lolita_cracker][meningkatkan nilai][menurunkan nilai][edit / delete]

diskusi tentang veda

Penolakan hikum karma dan hokum sebab akibat dalam bagavad gita

Sloka 18.17
"orang yang tidak di gerakkan oleh keakuan palsu dan kecerdasannya tidak terikat,tidak membunuh ,meskipun ia membunuh orang di dunia ini. Ia juga tidak di ikat oleh perbuatannya."

Penolakan adanya pahala kalo berbuat baik dan dosa waktu berbuat jahat:

Sloka 17.21
"tetapi sumbangan yang di berikan dengan mengharapkan pamrih , atau dengan keinginan untuk memperoleh hasil atau pahala,atau dengan rasa kesal ,dikatakan kedermawanan dalam sifat nafsu"

pertapaan ,puasa yang menyengsarakan diri sendiri dan perbuatan yang melukai diri sendiri dilarang dalam bagavan gita, tapi masih ada upacara nyepi???.

Sloka 17.19
"pertapaan yang di lakukan berdasar kebodohan, dan dengan menyiksa diri atu menghancurkan atau menyakiti orang lain di katakana sebagai pertapa dalam sifat kebodohan".

Hindu mengenal neraka dan ada pintunya tapi percaya reinkarnasi juga !!!!!!

Sloka 16.21
"Ada tiga pintu gerbang menuju neraka tersebut - hawa nafsu,amarah dan loba.
Setiap orang waras harus meninggalkan tiga sifat ini , sebab tiga sifat ini menyebabkan sang roh merosot."

Tuhan merupakan ajaran yang di rahasiakan dalam veda

Sloka 15.20
"inilah bagian yang paling di rahasiakan dari kitab-kitab veda, wahai yang tidak berdosa, dan sekarang bagian itu kuungkapkan , siapapun yang mengerti ini akan menjadi bijaksana , dan usaha-usahanya akan mencapai kesempurnaan.

Ajaran veda sama dengan ajaran siti jenar , bersatunya tuhan dengan diri manusia ,inilah cuplikannya ayat dari bagavan gita:

Sloka 15.14
Aku adalah api pencerna di dalam badan-badan semua mahluk hidup, dan aku bergabung dengan udara kehidupan, yang keluar masuk untuk mencerna empat jenis makanan.

Kesalahan veda terhadap ilmu pengetahuaan, bahwa yang memberi makan tumbuhan adalah bulan , padahal jelas-jelans matahari yang membantu proses fotosintesa untuk makanan tumbuhan , ini bukti ayat bagavan gitannya:
Sloka 15.13
"aku masuk dalam setiap pelanet, dan pelanet-pelanet itu tetap melintasi garis edarnya atas tenagaku. Aku menjadi bulan dan dengan demikian menyediakan sari hidup bagi semua sayur."

Kebesaran matahari yang menerangi seluruh isi dunia , tapi kalau di lihat dari ukuran galaxy sesuai ilmu pengetahuan matahari adalah bagian terkecil dari jagat raya , apakah dia mampu menerangi jagat ini, dan yang seperti matahari ada banyak di galaxy kita????? , ini cuplikan bagavan gita:

Sloka 13.34
Wahai bharata, seperti halnya matahari sendiri menerangi seluruh alam semesta ini , begitu pula mahluk hidup,tinggal di dalam badan dan, menerangi seluruh badan dengan kesadaran."


Benda-benda angkasa memang kelihatan kecil tapi nyatanya besar sekali dan jauh lebih besar dari bumi ini ,… tapi penjelasan veda terlihat sekali bertentangan dengan teknologi:

Sloka 13.33
Oleh karena angkasa bersifat halus , angkasa tidak tercampur dengan apapun, kendatipun angkasa berada di mana-mana. Begitu pula sang roh yang mantap dalam penglihatan brahmana tidak tercampur dengan badan, walaupun sang roh itu berada dalam badan.



Dah dulu yach gue capek nulisnya

satya4ueda

  moderator
 20 Aug 2002 15:21  [202.152.27.226]  nilai: 3nilai: 3nilai: 3 [komentar yang ini][tentang satya4ueda][meningkatkan nilai][menurunkan nilai][edit / delete]

Re: diskusi tentang veda

Namaste,
rekan lolita...

Diskusi dengan topik ini sangat menarik...

Saya menunggu komentar ekilater lainnya.

***Semoga pikiran jernih datang dari segala arah***

s4u

deddy2002

  anggota tetap
 20 Aug 2002 20:47  [202.146.253.4]  nilai: 1 [komentar yang ini][tentang deddy2002][meningkatkan nilai][menurunkan nilai][edit / delete]

Re: diskusi tentang veda

ajaran veda:
Tuhan merupakan ajaran yang di rahasiakan dalam veda

ya hampir semua ajaran agama tidak berani menyampaikan pribadi Tuhan, krn dianggap terlalu sakral...
kebanyakan agama mengatakan berbuatlah baik (pahala/amal/dharma dldldld)sebanyak2nya dan berbuat kejahatan/dosa sesedikitnya....

Tetapi sejak kedatangan Yesus, Allah menyatakan diri sebagai Pribadi yang nyata dan menyelamatkan....ini adalah jaman kasih karunia
Yesus adalah Pribadi Allah yg berabad2 dirahasiakan dan dinyatakan di akhir jaman ini

God loves U

satya4ueda

  moderator
 21 Aug 2002 05:57  [202.152.27.226]  nilai: 3nilai: 3nilai: 3 [komentar yang ini][tentang satya4ueda][meningkatkan nilai][menurunkan nilai][edit / delete]

Re: diskusi tentang veda

Namaste,
rekan lolita…

Terimakasih.
Saya merasa terpanggil untuk sedikit menjelaskan pemahaman saya terhadap ajaran kitab BG. Harus saya akui, saya bukan manusia sempurna yang dapat mengerti dan memahami makna dari ajaran dari kitab BG yang demikian sempurnanya…
Mohon ma’af jika nantinya dalam DISKUSI kita ini terdapat hal-hal yang mungkin diluar jangkauan PIKIRAN, LOGIKA maupun PEMAHAMAN TRANSENDEN yang saya miliki.

Mari kita mulai…
Agar diskusi kita dapat berjalan secara teratur dan sistematis, saya ingin mengajukan beberapa persyaratan (boundary condition) sbb :
1. Anda dan saya TIDAK DALAM KAPASITAS BERDEBAT, (karena ketidak-sempurnaan SERTA KETERBATASAN kemampuan saya dalam memahami ajaran BG).
2. Ketidak-mampuan secara personal dari diri saya, bukan dipahami sebagai KETIDAK-SEMPURNAAN dari ajaran KITAB BG.
3. Diskusi dijaga tetap dalam keadaan terarah dan dengan semangat saling menghormati KEYAKINAN masing-masing.
4. Opini, pendapat, tafsiran dll. Dari saya tidak mewakili salah satu umat tertentu (HINDU) meskipun saya berasal dari sebuah keyakinan tertentu (HINDU), jadi semata-mata bersifat PRIBADI.

Disamping persyaratan diatas, saya ingin agar DISKUSI kita ditinjau dari beberapa aspek (mudah-mudahan anda bersedia menerimanya) al.
1. DISKUSI ditinjau dari Aspek IPTEK/ilmiah/logika
2. DISKUSI ditinjau dari Aspek MORAL/ETIKA
3. DISKUSI ditinjau dari Aspek Ajaran AGAMA

Anda :
Penolakan hikum karma dan hokum sebab akibat dalam bagavad gita

Sa(t)ya :
KESIMPULAN anda masih PREMATUR. Anda tidak menyertakan argumentasi yang jelas yang dapat mendukung KESIMPULAN anda.
Mohon dijelaskan pemahaman anda tentang HUKUM KARMA (CAUSALITY-SEBAB AKIBAT) yang selama ini anda pahami.

Anda :
Sloka 18.17
"orang yang tidak di gerakkan oleh keakuan palsu dan kecerdasannya tidak terikat,tidak membunuh ,meskipun ia membunuh orang di dunia ini. Ia juga tidak di ikat oleh perbuatannya."

Penolakan adanya pahala kalo berbuat baik dan dosa waktu berbuat jahat:

Sa(t)ya :
Sloka ini dimaksudkan agar manusia (Arjuna) yang dalam kehidupan haruslah menjalankan KEWAJIBANnya (KSATRYA) (SLOKA 2.31). Ketika Arjuna bimbang, apakah dia harus membunuh saudara-saudaranya tercinta (KORAWA), harus berhadapan dengan kakek mereka yang terkasih (BHISMA). Kebimbangan ini kemudian DILURUSKAN oleh KHRESNA sebagaimana yang tercantum dalam SLOKA 2.13, karena Sang Arjuna yang KEBINGUNGAN memahami pihak KORAWA dan kakek BHISMA adalah badan kasar ini (STULA SARIRA).

Anda :
Sloka 17.21
"tetapi sumbangan yang di berikan dengan mengharapkan pamrih , atau dengan keinginan untuk memperoleh hasil atau pahala,atau dengan rasa kesal ,dikatakan kedermawanan dalam sifat nafsu"

Sa(t)ya :
KEWAJIBAN yang dilakukan oleh umat MANUSIA bukan tergerak oleh adanya JANJI-JANJI PAHALA, namun jauh melampui sekedar pahala YANG SELAMA ini DIPAHAMI oleh umat tertentu…

Anda :
pertapaan ,puasa yang menyengsarakan diri sendiri dan perbuatan yang melukai diri sendiri dilarang dalam bagavan gita, tapi masih ada upacara nyepi???.

Sloka 17.19
"pertapaan yang di lakukan berdasar kebodohan, dan dengan menyiksa diri atu menghancurkan atau menyakiti orang lain di katakana sebagai pertapa dalam sifat kebodohan".

Sa(t)ya :
Mari kita kenali lebih jauh MAKNA sebuah perayaan NYEPI tidak lain dan tidak bukan adalah PENGENDALIAN DIRI dengan melakukan CATUR BRATA PENYEPIAN : tidak bepergian, tidak menyalakan api, tidak bersenang-senang dan melakukan aktifitas keseharian.
Bandingkan dengan mereka yang melakukan MOGOK MAKAN, misalnya.

Anda :
Hindu mengenal neraka dan ada pintunya tapi percaya reinkarnasi juga !!!!!!

Sloka 16.21
"Ada tiga pintu gerbang menuju neraka tersebut - hawa nafsu,amarah dan loba.
Setiap orang waras harus meninggalkan tiga sifat ini , sebab tiga sifat ini menyebabkan sang roh merosot."

Sa(t)ya :
SORGA dan NERAKA bagi umat HINDU hanya sebuah terminal TRANSIT. Begitu anda habis menikmati KARMA anda di SORGA ataupun di neraka anda akan kembali bereinkarnasi.
REINKARNASI adalah sebuah proses evolusi yang terus menerus dialami oleh sang Atman(ROH). Jika anda melakukan ketiga sifat-sifat diatas, kemungkinan besar “kualitas” atman (roh) anda akan merosot. Dalam KEHIDUPAN ini nampak jelas ada perbedaan KARMA setiap orang. Disinilah letak FAIRLY dari HUKUM KARMA.

Anda :
Tuhan merupakan ajaran yang di rahasiakan dalam veda

Sloka 15.20
"inilah bagian yang paling di rahasiakan dari kitab-kitab veda, wahai yang tidak berdosa, dan sekarang bagian itu kuungkapkan , siapapun yang mengerti ini akan menjadi bijaksana , dan usaha-usahanya akan mencapai kesempurnaan.

Sa(t)ya :
Yang dimaksud dengan rahasia disini adalah RAHASIA KEMAHA-KUASAAN TUHAN. Jangan atau tidak dipahami sebagai TERTUTUP, namun harus dipelajari, dipahami dan dimengerti secara berjenjang. Ibarat mendaki sebuah gunung yang maha tinggi, maka harus dimulai dari DASAR GUNUNG (MORAL/ETIKA), bukan langsung sampai di puncak GUNUNG (FILSAFAT).
Jika anda menggunakan kendaraan/alat BANTU helicopter, maka anda tidak dalam SEDANG MELAKUKAN PENDAKIAN. Karena adanya perbedaan KARMA pada setiap INDIVIDU, maka akan tampak ada perbedaan IQ, SQ dan EQ pada setiap orang. Bagi mereka yang kebetulan dengan IQ, SQ dan EQ yang sedang-sedang saja disarankan sebaiknya dibimbing oleh seorang GURU SPIRITUAL.

Berikut SLOKA yang menyatakan bahwa VEDA boleh dipelajari oleh SIAPAPUN dan dari KALANGAN MANAPUN dan AJARAN-NYA disebarkan KEMANAPUN dan DALAM WAKTU dan RUANG KAPANPUN…:

“Yathemam vacam kalyanim avadani janebhyah, brahma rajnyabhyam sudraya caryay ca svaya caranaya ca” (Yajur Veda XXVI.2)
artinya :
“Hendaknya disampaikan sabda suci ini kepada seluruh umat manusia, cendikiawan-rohaniawan, raja, pemerintahan, masyarakat. Para pedagang, petani dan nelayan serta para pekerja, kepada semua mahluk-Ku dan mahluk asing sekalipun (alien?-s4u)”

anda :
Ajaran veda sama dengan ajaran siti jenar , bersatunya tuhan dengan diri manusia ,inilah cuplikannya ayat dari bagavan gita:
Sloka 15.14
Aku adalah api pencerna di dalam badan-badan semua mahluk hidup, dan aku bergabung dengan udara kehidupan, yang keluar masuk untuk mencerna empat jenis makanan.

sa(t)ya :
Secara history, ajaran VEDA terlebih dahulu ada sebelum Syech Siti Jenar ada. Dengan kata lain ada kemungkinan SSJ disamping mempelajari ISLAM juga mempelajari filsafat VEDA. SSJ mungkin dapat dikatagorikan sebagai seorang “SUFI” karena ajarannya “menyimpang” dari orang kebanyakan.

BRAHMAN ATMAN AIKYAM : Sesungguhnya ATMAN dan BRAHMAN tunggal.

Kesalahan yang dilakukan oleh SSJ menurut saya adalah MENGAKU DIRINYA SEBAGAI TUHAN…

Anda :
Kesalahan veda terhadap ilmu pengetahuaan, bahwa yang memberi makan tumbuhan adalah bulan , padahal jelas-jelans matahari yang membantu proses fotosintesa untuk makanan tumbuhan , ini bukti ayat bagavan gitannya:
Sloka 15.13
"aku masuk dalam setiap pelanet, dan pelanet-pelanet itu tetap melintasi garis edarnya atas tenagaku. Aku menjadi bulan dan dengan demikian menyediakan sari hidup bagi semua sayur."

Sa(t)ya :
Dalam ajaran VEDA (HINDU) anda akan menemukan DEWI SARASWATI sebagai SIMBOL ILMU PENGETAHUAN. Kemudian GANHESA YANG DIGUNAKAN SEBAGAI LAMBANG/LOGO sebuah INSTITUT terkenal di BANDUNG merupakan MANIFESTASI TUHAN sebagai PENGUASA dan PENCIPTA ILMU PENGETAHUAN. Disamping itu GANHESA juga melambangkan KEBIJAKSANAAN ILMU PENGETAHUAN.
Dari sini jelaslah bahwa ILMU PENGETAHUAN apapun yang ditemukan dan akan ditemukan oleh umat manusia mendapat tempat “TERHORMAT” dalam ajaran VEDA.

Bulan disini tidak dipahami yang dapat LANGSUNG MENYEDIAKAN SARI HIDUP BAGI SAYURAN, namun karena adanya TENAGA-KU yang mengatur semua peredaran PLANET yang ADA, termasuk BULAN.

Anda :
Kebesaran matahari yang menerangi seluruh isi dunia , tapi kalau di lihat dari ukuran galaxy sesuai ilmu pengetahuan matahari adalah bagian terkecil dari jagat raya , apakah dia mampu menerangi jagat ini, dan yang seperti matahari ada banyak di galaxy kita????? , ini cuplikan bagavan gita:

Sloka 13.34
Wahai bharata, seperti halnya matahari sendiri menerangi seluruh alam semesta ini , begitu pula mahluk hidup,tinggal di dalam badan dan, menerangi seluruh badan dengan kesadaran."

Sa(t)ya :
Coba perhatikan sekali lagi, MATAHARI yang menerangi BUMI/DUNIA saya sebut dengan MATAHARI A, dan akan anda jumpai planet lainnya sebagaimana berfungsi seperti MATAHARI B yang menerangi GALAXY B, MATAHARI C yang menerangi GALAXY C, dstnya. Jadi bukannya hanya ada satu MATAHARI (A) yang menerangi GALAXY A, B, C D. dstnya.
Bahwa ada GALAXY (BRAHMANDA) lain diluar TATA SURYA juga disebutkan oleh kitab VEDA.

anda :
Benda-benda angkasa memang kelihatan kecil tapi nyatanya besar sekali dan jauh lebih besar dari bumi ini ,… tapi penjelasan veda terlihat sekali bertentangan dengan teknologi:

Sloka 13.33
Oleh karena angkasa bersifat halus , angkasa tidak tercampur dengan apapun, kendatipun angkasa berada di mana-mana. Begitu pula sang roh yang mantap dalam penglihatan brahmana tidak tercampur dengan badan, walaupun sang roh itu berada dalam badan.

Sa(t)ya :
Anda perlu memahami bahwa atman/roh manusia dibungkus oleh badan halus (SUKMA SARIRA) dan badan kasar (STULA SARIRA). Bahwa badankasar terdiri dari unsure-unsur PANCA MAHA BUTHA, ini sesuai dengan ILMU PENGETAHUAN.


Senang berdiskusi dengan anda…
Silakan di-respon balik, saya dengan senang hati akan menunggunya…

***Semoga pikiran jernih datang dari segala arah***

s4u

satya4ueda

  moderator
 22 Aug 2002 19:29  [61.94.173.203]  nilai: 3nilai: 3nilai: 3 [komentar yang ini][tentang satya4ueda][meningkatkan nilai][menurunkan nilai][edit / delete]

Re: diskusi tentang veda

Namaste,
rekan lolita...

ANDA SEDANG ADA DI KOORDINAT BERAPA...?

***Semoga pikiran jernih datang dari segala arah***

s4u

dukkha

  anggota terhormat
 23 Aug 2002 10:46  [203.130.247.40]  nilai: 2nilai: 2 [komentar yang ini][tentang dukkha][meningkatkan nilai][menurunkan nilai][edit / delete]

Re: diskusi tentang veda

Mana nih Mas Lolita? Lagi nyiapin, argumen yg jitu, nich?

sibodoh

  anggota jaya
 23 Aug 2002 11:14  [202.146.241.5]  nilai: 3nilai: 3nilai: 3 [komentar yang ini][tentang sibodoh][meningkatkan nilai][menurunkan nilai][edit / delete]

Re: diskusi tentang veda

Nahhh diskusi model begini Sibodoh senang mengikutinya, mana sichhh mas lolita, ditunggu mas satya tuchhhhh........,atau lagi pasang kuda-kuda nichhh.

Trim's Sibodoh.

satya4ueda

  moderator
 24 Aug 2002 10:58  [61.94.173.250]  nilai: 3nilai: 3nilai: 3 [komentar yang ini][tentang satya4ueda][meningkatkan nilai][menurunkan nilai][edit / delete]

Re: diskusi tentang veda

Namaste,
rekan dukkha dan sibo...

Ya, saya menunggu komen balik dari rekan lolita. Mungkin beliau sibuk dalam tugas-tugasnya. Saya akan dengan sabar menunggu beliau.

Diskusi dapat berlangsung dengan "baik" jika masing-masing pihak dapat menahan dir dan selalu dalam semangat penghormatan keyakinan dari pihak lain.

Saya menghormati KAYAKINAN rekan-rekan, seperti halnya saya menghormati KEYAKINAN yang saya miliki.

Mari berdiskusi...

***Semoga pikiran jernih datang dari segala arah***

s4u

 

[topik lain]

 

 

  

             
     
             

 

1