|
sinai anggota terhormat |
8 Aug 2002
20:01 [61.5.97.168]   |
![[komentar yang ini]](daa_files/comment.gif) ![[tentang sinai]](daa_files/info.gif) ![[meningkatkan nilai]](daa_files/rateup.gif) ![[menurunkan nilai]](daa_files/ratedn.gif)
|
(Kejutan 2 !!) Ayat dlm Tubuh manusia !
============================================================
Bismillaahirrahmaanirrahiim
“Kami akan
memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk
dan pada diri mereka sendiri,sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al Qur’an
itu adalah benar……” (QS.Fussilat :53)
============================================================
************* AYAT dalamTUBUH MANUSIA!!!
*************
( Penelitian Dr. Ahmad Khan Sameer Chowadhary
dari Duke University)
Ketika menjejakkan kaki di kantor Dr.
Ahmad khan,perasaan saya berkata,wawancara kali ini bukanlah wawancara
biasa.Perasaan ini muncul karena salam penuh semangat Dr. Ahmad Khan. Mata
Dr. Khan berbinar-binar. Dia seperti sedang menekan kebahagiaan yang luar
biasa. Lelaki di hadapan saya bukanlah Dr. Khan yang di kenal rekannya
sebagai pria lembut dan pemalu. Dr. Khan yang ini penuh percaya diri dan
tenang.
Saya mulai bertanya-tanya pada diri sendiri apakah saya
tidak salah mendengar berita yang membawa saya kepadanya ? Dr. Khan
menuturkan,dia tidak hanya menemukan bukti tentang pengarang Al
Qur’an,namun juga ‘ pengarang “ manusia !
Hanya sedikit yang
saya ketahu ketika melangkahi pintu lab genetik.Saya tidak mengira,saya
akan menemui ilmuwan yang penemuannya akan sehebat Galileo,Newton dan
Einsten. Saya pikir saya akan sekedar mewawancarai perkembangan
bukunya tentang genetik dan Islam.Saya merancang pertanyaan sekitar
moralitas kloning,sedikit sisipan tentang ilmu genetik dan bagaimana
menempatkan genetik dalam perspektif Islam.Bayangan saya berantakan.
-------Saya ternganga “ Anda bercanda,kan ? “-----
“ Tidak
! Subhanallah! Tidak! “ Dia tertawa sangat lebar sembari menyingkirkan
tumpukan kertas di mejanya. Saya menoleh pada dinding kantornya.Kalau
tidak karena kaligrafi ayat kursi dan foto keluarga,dinding itu kosong.
Tidak ada pertanda ruangan ini di tempati lulusan Summa Cumlaude dari
Duke University. Walau dia ilmuwan muda yang tengah menanjak,terlihat
cintanya tertumpah hanya untuk Allah dan penelitiannya,ijasah dan
penghargaan,baginya sekedar sebentuk kertas. Pertanyaan yang saya siapkan
tidak sesuai lagi. Saya mencoba menggali bagaimana sebenarnya penemuan dan
apa sesungguhnya yang dia dapatkan.
“ Telah beberapa tahun sejak
pendidikan doktoral,saya berpikir tentang kemungkinan adanya informasi
lain selain konstruksi polipeptida yang di bangun dari kodon DNA.
Setelah shalat Jum’at,saya mendapatkan gambaran samar.Saat itu imam
membaca satu ayat dan saya mengaitkannya dengan DNA.”
Dr.Khan
bangkit,meraih Al Qur’an di rak tertingginya. Al Qur’an itu lecek.
Kombinasi yang menarik,ilmuwan dan pecinta kitab suci. Dr. Khan
mencium Al Qur’an dan membuka halaman tertentu. “ Audhu billaahi min
asy syatan ir-rajiim. Bismillaahirrahmaanirrahiim. Sanuriihim ayatinaa
filafaaqi wafi anfusihim hatta yatabayyana lahum annahu ul-Haqq…”
artinya : “Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda
(kekuasaan) Kami di segenap ufuk dan PADA DIRI MEREKA SENDIRI ,sehingga
jelaslah bagi mereka bahwa Al Qur’an itu adalah benar……”
----“Surat apa itu ?”----
“ Fussilat ayat 53.Kamu mungkin
pernah mendengar ilmuwan bernama Keith Moore ?”-
---“Rasanya… Bisa
menyegarkan ingatan saya ?”---
“Keith Moore ahli
embriologi.Setelah membaca Qur’an,dia melihat kesamaan antara
penjelasan Qur’an dengan ilmu pengetahuan modern.. Dari sini dapat
kita simpulkan Qur’an memberikan bukti kebenaran dalam diri kita.Empat
belas abad yang lalu mikroskopis belum di kenal. Saya lantas menyadari
Qur’an memiliki beberapa tingkatan arti.Sebagian hanya di ketahui
Allah.Ketika mendengar surat itu,saya lihat ‘ ayatiinaa ‘, menggunakan
kata yang sama makannya dengan ayat Allah. Dan ‘ ayatinaa ‘ ini ada di
dalam diri manusia. Saya mempelajari genetik.Saya memperkirakan ayat yang
di maksud ada dalam DNA kita.”
----“Spekulasi bukan ? “----
“Pertama kali,ya. Selanjutnya saya memperoleh petunjuk samar.Ada
kemungkinan ayat Qur’an bagian gen manusia. Satu hal yang perlu di
catat,banyak DNA hadir tanpa memproduksi protein sama sekali. Area tanpa
produksi ini di sebut junk DNA atau DNA sampah. Masya
Allah,ternyata area itu jauh dari makna sampah. Sebaliknya itu adalah kata
dari Allah,Pencipta,tanda kebesaran Allah,bahwa Allah yang memberi nafas
kehidupan kita. “
---“Bagaimana Anda menguji hipotesa Anda dan
dengan siapa lagi Anda mendiskusikan ini ? “---
“ Lab Gen
mendapatkan proyek dari pemerintah untuk meneliti gen dan
kecerdasan.Ketika ide ini muncul,kami sedang berkonsentrasi pada area
kromosom 19.Saya berdiskusi dengan adik lelaki saya,Imran. Imran ahli
analisa sistem.Saya mengajaknya berfikir tentang cara menemukan ayat
Qur’an dalam kromosom 19. Ini pekerjaan sulit.Kami harus menemukan
huruf Arab yang mungkin di bentuk dari kodon melalui sistem perlambangan
dan meneliti apakah kombinasi itu menghasilkan ayat Al Qur’an. Januari
tanggal 2,pukul 2 pagi lalu kami menemukan ayat yang
pertama,alhamdulillah. “ Audhu billahi min asy sytan
ir-rajiim.Bismillaahirrahmaanirrahiim. Iqra bismirabbika ladzi
khalq. “ Artinya: “ Bacalah dengan nama Tuhan yang menciptakan! “
---“ Ayat yang juga pertama di turunkan pada Rasulullah SAW ?
“----
“ Ya ! Saya juga terkejut.Begitu kami menemukan ayat yang
pertama,ayat yang lain muncul satu demi satu secara cepat. Sejauh ini kami
telah menemukan 1/10 ayat Qur’an/.Setelah itu tersendat.Kendalanya masih
banyak gen yang belum di teliti ilmuwan. Walaupun kami ingin menyebarkan
penemuan kami secepatnya,kami harus meyakinkan kepala kami terpasang
dengan benar. Beberapa pekan lalu saya berdiskusi dengan beberapa ahli
genetik.Semoga penemuan ini bisa di sebarluaskan musim gugur ini.
Saya yakin penemuan ini luar biasa dan saya berani mempetaruhkan
karir saya untuk ini. Saya telah membicarakan penemuan saya dengan dua
rekan lab saya. Percayalah,ini kali pertama Clive dan Martin (dua rekan
kerja) mau berdiskusi tentang agama atau Islam. Saya juga menyurati dua
ilmuwan yang selama ini sinis terhadap Islam ; Dan Larhammar dari Uppsala
University Swedia dan Aris Dreismana dari universitas Berlin. Saya yakin
mereka takkan sinis lagi. “
Dr. Khan menyodorkan dua halamn
kertas.Yang satu di penuhi huruf T,C,G dan A. Yang lain huruf Arab yang
jelas terbaca,bahkan ‘ Qaf ‘ dengan dua titiknya. Saya menanyakan artinya.
“ Surat Al Baqarah ayat 6,bunyinya : “ Bagi orang tak beriman,sama
saja bagi mereka apakah kamu beri peringatan atau tidak kamu beri
peringatan ; mereka tak kan percaya. ” Halaman yang satu lagi
memuat kombinasi nucleotida. Setiap tiga kode melambangkan satu huruf
Arab.”
Dr. Khan menarik satu kertas lagi yang memuat huruf A,T,G
dan C secara vertikal untuk nucleotida pertama dan horizontal untuk yang
kedua dan yang ketiga. “ Bukan asam amino yang kita dapatkan,melainkan
dua kode menghasilkan satu huruf Arab. Bahkan ada satu kodon yang
melambangkan tanda berhenti ayat. Subhanallah penemuan ini benar2 rahmat
besar.”
----“ Apakah ada pesan untuk para pembaca ?”----
“
Semoga penerbitan buku saya ” Qur’an dan Genetik.” semakin
menyadarkan umat Islam,Islam jalan hidup yang lengkap.Kita tidak bisa
memisahkan agama dari ilmu,politik,pendidikan atau seni.Semoga non muslim
menyadari tak ada gunanya mempertentangkan ilmu dan agama. “
Saya menghirup minuman saya,menatap mata coklat Dr. Khan seksama.
Saya yakin Insya Allah sedang menatap masa depan umat.
==============================================================
Penulisan ini akan dimuat dalam edisi perdana North American Muslim
Science Journal Okt ’99. PO.BOX 120306 Dallas,Tx 75214 Amerika.
====================================================
----- Masihkah tak beriman-----Kebenaran itu datangnya dari
Tuhan Semesta Alam-----
[ di-edit oleh sinai - 8 Aug 2002 21:19
] |