|
abbaloves anggota terhormat |
6 Aug 2002
08:47 [202.169.39.136]   |
![[komentar yang ini]](daa_files/comment.gif) ![[tentang abbaloves]](daa_files/info.gif) ![[meningkatkan nilai]](daa_files/rateup.gif) ![[menurunkan nilai]](daa_files/ratedn.gif)
|
YANG TERBAIK AKAN TIBA
Aku yakin bahwa baik maut, maupun
hidup ... tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah (Roma 8:38,39)
YANG TERBAIK AKAN TIBA
Oswald Chambers
menyukai puisi-puisi karangan Robert Browning. Ia pun sering mengutip
sebuah kalimat dari salah satu puisi-puisi tersebut yang berjudul Rabbi
ben Ezra: "Yang terbaik akan tiba, masa depan akan lebih baik daripada
masa lalu. Waktu kita ada dalam tangan-Nya."
Sebagai kepala Bible
Training College di London sejak tahun 1911 sampai 1915, Chambers
sering menyatakan bahwa inisial sekolah tersebut, B.T.C., juga
merupakan kependekan dari Better to Come (yang lebih baik akan tiba). Ia
percaya bahwa karena Kristus masa depan selalu cerah. Dalam sebuah surat
kepada para alumninya yang ditulis selama hari-hari suram pada Perang
Dunia I, Chambers mengatakan, "Apa pun yang terjadi, 'yang terbaik pasti
akan tiba.'"
Bagi orang kristiani, hal ini tentu saja benar ketika
kita berpikir bahwa suatu saat kita akan ke surga. Namun dapatkah kita
percaya bahwa sisa hidup kita di dunia ini juga akan lebih baik dari masa
lalu? Jika harapan kita terpusat dalam Kristus, jawabannya pasti ya!
Rasul Paulus mengakhiri pasal 8 yang menggemparkan dari suratnya
kepada jemaat di Roma dengan keyakinan bahwa tak ada satu pun, baik di
masa kini atau di masa depan, yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah
dalam Kristus Yesus Tuhan kita (ayat 38,39). Dalam genggaman kasih Allah
yang tidak pernah berubah, kita dapat mengalami persekutuan yang lebih
dalam dengan-Nya, meskipun begitu banyak kesulitan yang menghadang kita di
masa mendatang.
Dalam Kristus, "yang
terbaik akan tiba"
ANDA DAPAT MERASA YAKIN
AKAN HARI ESOK JIKA ANDA BERJALAN BERSAMA ALLAH HARI INI
|