Bapak
memberiku nama yang amat sangat panjang, hingga sampai sekarang
aku belum menemukan nama yang lebih panjang dari aku Dewi Persik Rezki Resmiyati Soleh Addy cukup memusingkan untuk dihapal bukan?
Bahkan mama sering terbalik-balik menyebutkan nama lengkapku. Tapi
panggilan yang diberikan teman-teman singkat saja Iin.
Sebagai
satu-satunya anak perempuan dalam 4 bersaudara,aku yang dilahirkan
di Bandung pada tanggal 9 Juli 1980 cukup dekat dengan kedua orang
tuaku, terutama (Alm) bapak, terlebih sosok bapak termata aku kagumi
sehingga apapun yang Bapak lakukan selalu ingin aku tiru, salah
satu yang membuatku merasa ingin seperti beliau adalah Multitalentednya..Beliau
seorang Pengacara dengan banyak keahlian, bisa menjadi tukang semen
(pada saat membangun rumah, tak pernah bapak hanya sekedar memandori
saja, tetapi juga ikut membantu kuli menyelesaikan tugasnya!), seorang
ahli bahasa,seorang pelukis, seorang penyanyi, seorang sastrawan,
seorang olahragawan, dan banyak lagi keahlian yang secara tidak
langsung diturunkan kepada anak-anaknya..tapi tak ada satu pun dari
kami yang menjadi multitalented seperti beliau. Salut!
Sejak
kelas 5 SD aku sudah hobi menulis dan Bapaklah yang selalu menyemangatiku
pada saat aku merasa tidak bisa melakukan hobi itu. Ya,walaupun
hanya menulis diary tapi Bapak tetap memberiku semangat…hingga
akhirnya tulisanku termuat satu persatu di media cetak..Alhamdulillah
sejak ituhobi itu kian terasah..terlebih pada saat itu menulis merupakan
salah satu pemasok uang saku. Bapak STROKE dan seluruh anggota keluarga
harus memutar otak untuk terus mendapatkan uang bagi hidup kami.
..Alhamdulillah, kesulitan demi kesulitan dapat diatasi dengan sikap
kuat..terakhir bapakku tercinta akhirnya menutup mata pada 24 Juli
tahun 1998 setelah 5 tahun menderita STROKE.
JL.
Raya Ujung Berung No.240 Bandung 40613 Telp. 022-7803826 merupakan
tempat tinggalku, alamat ini terbuka untuk siapa saja yang ingin
menjadi sahabatku. Jangan salah, mamaku merupakan mama bagi semua
teman-teman kakak, aku, dan adikku. Sikap ramahnya tak asing bagi
kami dan bagi semua, jadilah rumah kami sebagai rumah semua orang.
Pantas jika aku disebut OMNIVORA alias pemakan segala jenis makanan,
karena jarang aku bilang satu makanan itu tak enak, bagiku semua
makanan itu rasanya lezat dan layak untuk di makan. Tak heran hampir
semua jajanan pernah aku coba, kebiasaan ini memang bagi sebagian
orang sudah bagian dariku tapi kadang juga ada yang merasa bahwa
aku kelewatan dalam soal makanan. Hemmm...
Celine
Dion, Mariah Carey merupakan dua penyanyi favoritku. Suaranya makk..bikin
merinding, pengen dunk bisa nyanyi seperti mereka..tapi, mana mungkin
ya..setiap orang punya talent masing-masing..sedangkan penyanyi
Indonesia yang merupakan Favku adalah Glen Fadly, pokoknya jatuh
cinta abissss sama dia..TOP Banget!!!
Pekerjaanku
macam-macam..maklumlah karena terbiasa mencari uang dan memang harus
mencari uang sendiri jadi aku membiasakan diri untuk mencari kesempatan
di manapun agar dapat menjadi uang, selain menulis, selepas SMA
aku melanjutkan studi Diploma I sekretaris Eksekutif sambil bekerja
sebagai jurnalis di sebuah tabloid yang baru saja tumbuh atau dibangun,
bekerja keraslah disana, walau uang tak begitu banyak yang penting
memang hobby tersalurkan. Namun,Tuhan memang benar-benar memberiku
banyak…aku dipercaya oleh kampus untuk menjadi wakil dalam
setiap event atau acara tingkat Jawa Barat ataupun Nasional sebagai
Notulen rapat dan pager ayu, dari situ bertemulah aku dengan banyak
orang yang membutuhkan keahlianku bercakap dan melobi, lalu aku
menjadi banyak disodori tawaran sebagai StandGuide. Pertemuan tak
sengaja dalam sebuah acara rapat tingkat nasional menghantarkan
pada teman-teman yang aktif dan memiliki semangat membangun sebuah
Lembaga Swadaya masyarakat (LSM) tepatnya pada tahun 2000 kami berenam
sepakat membuat sebuah LSM yang diberinama “Pashadena Nusantara”.
April
2001 aku masuk ke PT.Quasar Cipta Mandiri dengan tetap berada pada
pekerjaan yang lama, memang sungguh membutuhkan kerja keras untuk
memegang pekerjaan yang kesemuanya butuh keseriusan. Bekerja, Kuliah,
dan free lance untuk beberapa perusahaan…wuiiiih…tapi
aku harus, jika tidak? Bagaimana dengan kebutuhan hidupku yang menggunung….
Terakhir 9 Juli 2004, saat aku berulangtahun yang ke dua puluh empat…aku
tetapkan untuk memperbaiki segalanya…hidup baru,strategi baru,
dan kesempatan baru yang lebih baik…aku memutuskan untuk meng
cut satu persatu kegiatan yang kadang membuatku merasa begitu terforsir…melepas
pekerjaan dan mendalami hobiku menulis…Terima kasih Tuhan,
Engkau telah memberiku banyak…Terima kasih atas semua kesempatan
terbaik yang Engkau berikan padaku….Dan restuilah aku untuk
melakukan apapun sesuai dengan kapasitas yang Engkau berikan. Amin
|