Logo
Cerita Pendek
Home Button profile Download Gratis

Kinar Mencari Cinta

Oleh : Dewi Persik

 

Kinar Mencari Cinta

'Itulah yang tidak aku suka pada sebuah hubungan, Jo. Segalanya harus diatur dan dimonitor oleh pacar. I don't like that.' Komentar Kinar sesaat setelah mendengar curhat Jo mengenai pacarnya, Anjas.
'Tapi walaupun begitu aku merasa nyaman kok. Aku merasa memiliki orang untuk berbagi suka dan duka.' Ujar Jo tak mau kalah.
'Sahabat juga bisa untuk berbagi suka dan duka.' ujar Kinar sedikit ketus.
'Itu lain, Nar. Nanti kamu pasti merasakannya deh. It's so different. Mmm.....I like this felling.' Jo memang sedang jatuh cinta berat pada Anjas.
'Tapi sejak itu kamu jadi berubah, Jo. Kamu jadi manja dan cengeng.'
'Ya, itu aku akui benar. Kadang aku pun sebal dengan perubahan itu. Tapi mungkin itu hanya sementara saja. Satu saat nanti rasa ketergantunganku pada Anjas pasti akan hilang.'
'Kapan? Sekarang sudah satu tahun, Jo. Dan rasanya semakin hari justru kamu semakin tidak mandiri dan semakin cengeng.' Ledek Kinar. Shitt! Kinar terus memojokkan Jo.
'Ah, lihat saja nanti, kamu belon pernah jatuh cinta sih. Sekalinya jatuh cinta, rasain ndiri, kualat kamu,'Jo jadi keki mendengar ledekan Kinar. Kinar tertawa senang. Kebiasaan Kinar kan cuman ngasih nasehat, tapi sebenarnya nasehat Kinar lumayan juga sih, agak lumayan menyenangkan dan menenangkan, walaupun kadang-kadang sikap selfishnya muncul dan bakalan bikin nasehatnya jadi begitu menyebalkan.

'Percaya deh. Kalaupun suatu saat aku punya cowok, aku gak bakalan manja dan cengeng kaya kamu. Aku gak mau disetir dan diperintah seenak perut cowokku. Aku adalah aku.' Mulai deh Kinar dengan keyakinannya yang sangat keras. Jo hanya terdiam mendengarnya. Siapa sih yang tidak kenal Kinar. Aktivis kampus, penjelajah semua organisasi mahasiswa, dan cewek yang sangat mandiri. Jo tidak bisa memungkiri kalau Kinar sangat kuat dan tidak pernah kehilangan keceriaannya walaupun ditempa cobaan seberat apa pun, contohnya sewaktu orang tua Kinar bercerai.
'Bagi gue perceraian itu bukan mimpi buruk. Orang dewasa lebih tahu mengapa mereka memutuskan bercerai. Aku sebagai anak-anak hanya bisa mengatakan kalau itu adalah yang terbaik untuk mereka. Lagipula untuk apa terus bersama kalau setiap hari bertengkar.' Komentar Kinar kalau ditanya pendapatnya mengenai perceraian itu. Ah, Kinar, kamu memang sangat kuat. Tapi lain dengan Jo, yang sering diledek Kinar menjadi manja, cengeng, dan tidak mandiri karena hubungannya dengan Anjas.

Kinar melihat Jo adalah seorang cewek yang aktif, energik, dan sangat supel. Tapi sejak punya pacar Jo seolah mengisolasi diri dengan lingkungan (Itu menurut Kinar), kemana-mana pengennya berdua dengan Anjas dan diantar Anjas. Kinar jadi bingung melihat perubahan itu? Apakah sekuat itu Cinta bisa mengubah seseorang.
***

Jo menangis lagi.
'Anjas ternyata tak pernah mengerti aku, Nar. Dia tidak pernah bisa aku ajak diskusi, mulutnya selalu bungkam dan bungkam, aku jadi gak pernah tau keinginan dia itu sebenarnya apa. Apa dia gak punya keinginan apapun untuk dirinya sendiri, terlebih aku. Mana mungkin aku tahan sama cowok yang gak pernah bisa aku ajak bertukar pikiran.' Ujar Jo suatu pagi di kampus. Kinar lagi-lagi tertawa.
'Betul kan kataku, sekarang kamu memiliki dua pilihan berpisah dengan Anjas dan kembali melakukan semua aktivitas atau bersamanya dan kehilangan kebebasanmu untuk berimprovisasi. Kamu mau ikut-ikutan bisu kayak dia apa? Atau mau jadi yang kerjanya cuman nangis and melamun. Rugi lu, ngabis-ngabisin kesempatan baik untuk seorang cowok.' Ujar Kinar dengan nasehat yang justru membuat Jo semakin sedih.
'Kenapa sih Kin kamu tidak memberi solusi yang baik buatku. Kamu justru membuatku tambah bingung' Tanya Jo pada sahabatnya itu.
'Lho aku berkata yang benar. Cowok itu gak ada bedanya sama gunung, cintanya begitu besar hingga berubah menjadi sebuah penjara bagi wanita. Tapi suatu saat bisa meletus tanpa diduga dan hilanglah sudah rasa cintanya. Hati-hati Jo, jangan biarkan Anjas terus membuatmu seperti orang bodoh dengan berbagai peraturan bisunya karena saat dia meninggalkanmu kamu bukanlah siapa-siapa.”
'Dan kamu suka dengan itu,”tanya Jo marah. Jo marah pada Kinar yang selalu menyudutkan dia dan Anjas. Ini memang salahnya juga selalu saja menceritakan semua hal yang dilakukan Anjas pada Kinar. Padahal Jo sendiri tahu Anjas bukanlah laki-laki jahat seperti yang digambarkan Kinar.
'Tentu saja tidak. Ya sudahlah gak perlu dibahas lagi, mungkin kamu lebih tahu apa yang akan kamu lakukan. Sekarang kita ketawa-ketawa saja youk,” ajak Kinar. Jo akui kehebatan Kinar memang disitu. Pada saat yang sama Kinar bisa menjadi serius tapi juga lucu. Jadilah Kinar hakim sekaligus pelawak di depan Jo.

***

'Bagaimana masalahmu dengan Anjas” Tanya Kinar saat mereka shopping.
'Sudah baikan. Kami sudah menyelesaikan masalah itu dengan baik.' Jawab Jo sambil memilih jepitan rambut.
'Semudah itukah,” tanya Kinar gak percaya, Jo mengangguk
'Emang sangat mudah. Mungkin karena akunya terlalu sensitif jadi masalah yang kecil menjadi besar. “
'Kemudian'
'Ya udah. Anjas meminta maaf, aku memaafkan. We will better next time. Mungkin karena cinta kami yang begitu besar, kita jadi gak bisa berekspresi lagi.'
'Apakah semudah itu,”Kinar tak percaya.
'Lain kali kamu harus merasakan ini juga, Nar. Saat hati kita begitu bahagia, senang, cemburu, dan sedih. Semuanya teramat indah.”
Kinar terdiam
'Mengapa kamu diam”
'Aku iri padamu,Jo. Kamu sudah memiliki rasa cinta itu. Sedangkan aku? Entah kapan aku peduli pada perasaan-perasaan itu.”
'Kin, ada banyak kumbang yang ingin bersama bunga sepertimu. Kamu cantik, baik dan pintar. Hanya saja kamu tak pernah mau membuka dirimu untuk mendapatkan salah satu dari mereka.”
'Ya, karena aku merasa mampu untuk menjalankan kehidupan ini sendirian, dan aku gak mau bergantung pada siapapun.'
'Jatuh cinta kan bukan berarti kamu harus bergantung, belajar saja untuk mencintai orang lain. Jangan berantem mulu sama anak cowok. Mereka kan jadi takut. Mana 60% sifat cewekmu?' goda Jo, Kinar menonjok bahu Jo.
'Iya, Jo. Aku akan belajar mencintai orang yang memperhatikanku.'
'Cobalah gunakan sedikit nalurimu untuk mengetahui laki-laki yang mengincarmu, jika kamu suka, jangan lewatkan membalas perhatiannya. Aku yakin kamu akan menemukannya dan mengalami banyak perubahan dalam hidupmu.' ujar Jo sambil menggamit tangan Kinar. Entah apa yang ada dalam hati Kinar saat itu.
(Selamat ulang tahun ke-28 untuk Enoe. You willl be find a right man as soon as possible so jangan pernah lelah mencari cinta ya, Noe)

Home

Cerita Pendek

2. Home SIck
Cerita Pendek

2. Home SIck