| Pacaran
itu adalah keberuntungan yang menyita waktu.
kita ganti waktu berteman menjadi waktu berpacaran.
kita ganti waktu bermain menjadi waktu berpacaran.
Dan setelah berpacaran, kita mendapatkan kebiasaan baru.
Kebiasaan yang
menyenangkan...
kita bisa berbicara tentang bulan berduaan
kita bisa perduli bila hujan membasahi kekasihmu
kita bisa kawatir ketika pacar kita telat pulang
kita bisa bernyanyi tentang keindahan hidup
kita bisa menjadi pujangga cinta sekelas para filsuf
kita bisa cemburu karena pacar diburu oleh pemburu cinta
kita bisa puas bila bertemu lalu berbaring bersama hingga lelap
(Abis itu ngapain yaa..hehehe)
Tapi, adakah
kita lupa
Manusia itu bebas mencintai dan di cintai
Dan bila ketika kekasihmu tak mencintai kita lagi
Dan bila pacar kita selingkuh, dan bersikeras ia tidak melakukanya
Apa yang akan
terjadi pada kita
Apakah kita menangisi ini hingga tahun depan
Apakah kita melarikan diri kedalam narkotik
Apakah kita bersembunyi di balik kamar hingga keajaiban terjadi
Apakah kita selalu bertanya di dalam hati kenapa semua ini terjadi
Atau kita cermat dan tidak tergoyahkan menghadapi ini
Dan lalu kita mencari kebiasaan yang baru dan membuang kebiasaan
yang lama.
Dan lalu dengan sungguh mencari kekasih yang baru Walau mulanya
berat namun masih saja kita percaya
Pada akhirnya
pacar terakhirlah yang terbaik dari semuanya.
putus akibat
cinta adalah kerelaan dalam berhubungan bukan kemenangan atau kekalahan...
Jadi cintailah semua orang yang ada dan lalu jangan mengharapkan
apa apa.
Cinta yang mengharapkan
timbal balik adalah cinta monyet, tapi cinta yang tidak mengharapkan
apa apa adalah cinta sejati.
Jadilah pecinta
sejati sebab dari sanalah kita akan mendapatkan arti cinta yang
sesungguhnya.
< ORANG YANG
PALING KESEPIAN ADALAH IA YANG TIDAK MEMPUNYAI PACAR
TAPI SEGALA DARI SEGALA KESEPIAN ADALAH DIA YANG MEMPUNYAI LEBIH
DARI SATU PACAR >
* * *
|